Penjualan Masker di Purwokerto Meningkat usai Penyebaran Abu Vulkanik
- 10 Sep 2026 15:39 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas - Informasi abu vulkanik yang mencapai Purwokerto mendorong sebagian warga menggunakan masker. Pedagang masker mencatat peningkatan permintaan meski kondisi udara belum terlalu berdebu.
Pedagang masker, Zafran, mengatakan pembelian masker meningkat setelah informasi abu vulkanik beredar. Penjualan pada Senin disebut meningkat hingga sekitar 100 persen dibandingkan kondisi biasanya.
“Memang ada peningkatannya hampir 100 persen,” ujar Zafran saat ditemui di Purwokerto. Menurutnya, peningkatan tersebut lebih banyak dipengaruhi kekhawatiran masyarakat.
“Kalau untuk hari Senin kemarin, saya lihat lebih ke kepanikan,” kata Zafran. Warga mulai membeli masker sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan paparan abu vulkanik.
Respons masyarakat terhadap kondisi tersebut tidak sepenuhnya sama. Mahasiswa Universitas Purwokerto, Nisrina, mengaku mulai menggunakan masker setelah menerima informasi tersebut.
Nisrina lebih sering berada di kos dan menggunakan masker ketika harus keluar. Ia menilai kondisi Purwokerto belum terlalu berdebu sehingga masker digunakan sebagai langkah berjaga-jaga.
“Pas keluar ternyata enggak yang seberdebu itu,” ujar Nisrina. Ia tetap menggunakan masker untuk mengantisipasi paparan debu ketika beraktivitas di luar ruangan.
Nisrina mengaku aktivitas sehari-harinya tidak banyak berubah akibat kondisi tersebut. Namun, ia tetap merasa khawatir ketika beraktivitas di luar, terutama saat berolahraga pagi.
Ia mengimbau masyarakat menggunakan masker yang sesuai ketika berada di luar ruangan. Masyarakat juga disarankan melindungi mata untuk mengurangi risiko terkena debu.
Sementara itu, Zafran memastikan persediaan masker di tempatnya masih mencukupi. Peningkatan permintaan belum menimbulkan kendala terhadap ketersediaan barang.
Kendala yang mungkin muncul justru berkaitan dengan proses pengiriman masker. Peningkatan permintaan dapat membuat pengiriman barang membutuhkan waktu lebih lama.
Peningkatan pembelian masker menjadi gambaran respons sebagian masyarakat terhadap informasi abu vulkanik. Sebagian warga memilih melakukan antisipasi, sementara aktivitas sehari-hari tetap berlangsung. (Rifda Saridewi)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....