Pengajar BIPA UMP Terpilih Mengajar Bahasa Indonesia di Amerika Selatan
- 09 Sep 2026 21:20 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas - Pengajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Amalia Nurfatchiyah, terpilih sebagai salah satu pengajar BIPA untuk luar negeri melalui program Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Amalia mendapat penugasan melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Buenos Aires dengan moda pengajaran daring. Ia mengajar pemelajar Bahasa Indonesia di Argentina, Uruguay, dan Peru sejak 28 Maret 2026.
Kesempatan tersebut diperoleh setelah Amalia melewati proses seleksi yang diikuti 1.709 peserta. Ia berhasil melewati tiga tahapan seleksi hingga akhirnya menjadi salah satu dari 54 pengajar yang terpilih untuk menjalankan tugas sebagai pengajar BIPA di luar negeri.
Penugasan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas penggunaan dan pengenalan Bahasa Indonesia di tingkat internasional. Pengajar BIPA untuk luar negeri juga berperan sebagai duta bahasa negara dalam memperkenalkan Bahasa Indonesia sekaligus budaya Indonesia kepada masyarakat di negara penempatan.
Melalui kelas BIPA di KBRI Buenos Aires, Amalia tidak hanya mengajarkan Bahasa Indonesia, tetapi juga memperkenalkan berbagai aspek budaya Indonesia kepada pemelajar di kawasan Amerika Selatan.
Pembukaan kelas BIPA 2026 di KBRI Buenos Aires turut dihadiri dan dibuka Duta Besar RI untuk Argentina, Sulaiman Syarif, bersama Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Hafidz Muksin.
“Tahun 2026 menjadi momentum penting dalam hubungan diplomatik Indonesia dengan negara-negara Amerika Latin, khususnya Argentina, Uruguay, dan Paraguay. Dalam konteks ini, Bahasa Indonesia berperan sebagai instrumen diplomasi lunak yang tidak hanya memperkenalkan bahasa, tetapi juga budaya Indonesia. Saya memberikan apresiasi kepada Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa serta para pengajar BIPA atas kontribusi dan dedikasi dalam mempromosikan Bahasa Indonesia di tingkat internasional,” kata Sulaiman.
Kepala Program BIPA UMP, Titik, mengatakan keberhasilan Amalia juga tidak terlepas dari pembinaan yang dilakukan melalui program BIPA UMP. Penguatan kapasitas pengajar dilakukan agar mereka dapat berkiprah tidak hanya di lingkungan perguruan tinggi, tetapi juga dalam pengajaran Bahasa Indonesia di tingkat internasional.
”Keberhasilan Amalia adalah penanda keberhasilan kaderisasi pengajar BIPA di UMP,” ucap Titik.
Amalia mengaku bangga dapat terpilih sebagai pengajar BIPA di lingkungan KBRI Buenos Aires. Menurutnya, kesempatan tersebut menjadi pengalaman sekaligus tanggung jawab untuk membawa nama UMP dan memperkenalkan bahasa serta budaya Indonesia kepada masyarakat internasional.
"Bagi saya, ini merupakan sebuah pencapaian sekaligus kesempatan berharga untuk membawa nama Universitas Muhammadiyah Purwokerto dan menjadi kontribusi nyata dalam memperkenalkan bahasa dan budaya Indonesia di kancah internasional. Tak lupa, saya berterima kasih kepada UMP, khususnya Ibu Titik sebagai Kepala Program BIPA UMP, atas doa dan dukungan penuh terhadap saya selama proses seleksi,” ucap Amalia.
Terpilihnya Amalia menambah kiprah pengajar BIPA UMP dalam program pengajaran Bahasa Indonesia di luar negeri. Penugasan tersebut sekaligus membuka ruang bagi pengajar untuk terlibat langsung dalam diplomasi kebahasaan melalui pembelajaran Bahasa Indonesia dan pengenalan budaya Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....