KAI Daop 5 Siapkan KA Tambahan imbas Penutupan Bandara Soetta
- 06 Sep 2026 17:07 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas - Penutupan sementara Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) di Cengkareng, Tangerang, akibat indikasi sebaran abu vulkanik di wilayah Jabodetabek berdampak pada mobilitas masyarakat.
Merespons kondisi tersebut, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 5 Purwokerto menyiapkan dua perjalanan kereta api tambahan sebagai alternatif transportasi bagi masyarakat yang terdampak, khususnya yang akan melakukan perjalanan menuju Jakarta dan sekitarnya.
Dua perjalanan tambahan tersebut yaitu:
- KA Tambahan Yogyakarta–Gambir, berangkat dari Stasiun Yogyakarta pada Minggu (6/9/2026) pukul 18.20 WIB, tiba di Stasiun Purwokerto pukul 20.47 WIB, kemudian berangkat kembali pukul 20.55 WIB.
- KA Tambahan Malang–Gambir, berangkat dari Malang pada Minggu (6/9/2026) pukul 20.15 WIB, tiba di Stasiun Purwokerto pada Senin (7/9/2026) pukul 04.56 WIB, kemudian berangkat kembali pukul 05.00 WIB.
Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, mengatakan penambahan perjalanan tersebut merupakan bentuk kesiapan KAI dalam menyediakan alternatif transportasi bagi masyarakat di tengah terganggunya perjalanan udara akibat kondisi alam.
“KAI Daop 5 Purwokerto berupaya hadir memberikan alternatif perjalanan bagi masyarakat yang membutuhkan transportasi, khususnya akibat adanya penutupan sementara Bandara Soekarno-Hatta,” kata As’ad.
Selain menyediakan alternatif perjalanan, KAI juga mengingatkan masyarakat di wilayah yang terdampak abu vulkanik untuk tetap memperhatikan kesehatan dan keselamatan. Masyarakat disarankan menggunakan masker dan kacamata pelindung, mengurangi aktivitas di ruang terbuka, serta menghindari menyentuh mata.
Barang bawaan, termasuk makanan dan minuman, juga disarankan ditutup rapat untuk menghindari paparan abu vulkanik.
Bagi pelanggan yang mengalami keluhan seperti sesak napas atau iritasi akibat paparan abu vulkanik, KAI mengimbau untuk segera menghubungi petugas agar dapat memperoleh bantuan.
“Kami akan terus memantau perkembangan situasi dan melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan perjalanan kereta api tetap aman dan pelayanan kepada pelanggan berjalan optimal,” ujar As’ad.
KAI mengimbau calon penumpang untuk selalu memastikan informasi terbaru terkait perjalanan kereta api melalui kanal resmi KAI, termasuk Contact Center KAI121 dan media sosial KAI121.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....