Lestarikan Budaya, 33 Permainan Tradisional Meriahkan Milad ke-112 Al Irsyad
- 06 Sep 2026 14:14 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas – Di tengah kebiasaan anak-anak yang semakin lekat dengan gawai, Pengurus Cabang (PC) Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto menghadirkan kembali berbagai permainan tradisional yang mulai jarang dikenal generasi muda. Sebanyak 33 jenis permainan tradisional dari berbagai daerah di Indonesia diperkenalkan dalam Festival Permainan Tradisional 2026 di Sport Center SMP & SMA IT Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto, Minggu (6/9/2026).
Festival bertajuk “Melestarikan Budaya, Merajut Kebersamaan” tersebut menjadi bagian dari puncak peringatan Milad ke-112 Al Irsyad Al Islamiyyah sekaligus rangkaian Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto Education Expo #3. Kegiatan melibatkan peserta didik dari jenjang KB-TK hingga SMA, pendidik, wali murid, serta masyarakat umum.
Ketua Dewan Syuro PP Al Irsyad Al Islamiyyah, Ustadz Ir. Syarief Ba’asyir, mengatakan pengenalan permainan tradisional dari berbagai daerah merupakan bagian dari upaya Al Irsyad memperkuat kecintaan terhadap budaya Nusantara. Menurutnya, permainan yang ditampilkan mewakili hampir seluruh provinsi di Indonesia.
“Jumlahnya hampir dari seluruh provinsi ada, terwakili dalam permainan tradisional ini. Ada 33 permainan tradisional,” katanya.
Syarief menjelaskan, permainan yang diperkenalkan antara lain gobak sodor, sunda manda, dan oglak-aglik. Seluruh permainan dipilih dengan konsep tanpa menggunakan alat maupun teknologi, sehingga anak-anak dapat bergerak aktif sekaligus mengenal budaya tradisional.
Menurutnya, konsep tersebut sengaja dipilih untuk menggerakkan fisik anak dan memperkenalkan budaya melalui aktivitas yang sederhana. Selain mudah dilakukan, permainan tradisional juga dinilai murah, meriah, dan dapat menciptakan suasana penuh kegembiraan.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas Widodo Sugiri mengapresiasi penyelenggaraan festival tersebut. Ia menilai permainan tradisional menjadi salah satu cara mengimbangi kebiasaan anak yang kini banyak menghabiskan waktu dengan gawai dan kurang melakukan aktivitas fisik.
“Ketika anak-anak sudah terbiasa menggunakan gadget, kemudian tidak banyak bergerak, mengembalikan permainan tradisional dan ini diadakan oleh Al Irsyad adalah hal yang luar biasa,” ujarnya.
Widodo mengatakan, kegiatan tersebut menunjukkan kepedulian Al Irsyad terhadap penguatan akar budaya. Pendidikan, menurutnya, tidak cukup hanya membuat anak pintar secara akademis, tetapi juga perlu membekali mereka dengan pemahaman terhadap latar belakang budaya dan kemampuan untuk mempraktikkannya.
Ia berharap festival tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Al Irsyad didorong menindaklanjuti kegiatan dengan memberikan ruang bagi anak untuk memainkan permainan tradisional secara rutin di lingkungan sekolah, sekaligus menjadi sarana melatih kemampuan motorik dan aktivitas fisik di luar kelas.
“Kita harapkan ada tindak lanjutnya. Satu, tindak lanjut itu bertujuan melestarikan budaya, mengenalkan permainan tradisional kepada anak, juga mengajak anak keluar kelas dengan berolahraga,” kata Widodo.
Sementara itu, Ketua Panitia Milad ke-112 Al Irsyad Purwokerto, Imalia Din Indriasih, mengatakan Festival Permainan Tradisional merupakan salah satu dari sejumlah kegiatan yang digelar dalam rangkaian Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto Education Expo #3.
Pada puncak kegiatan, selain permainan tradisional, digelar pula jalan sehat, penampilan siswa, bazar UMKM dan sponsor, donor darah oleh wali murid dan komite, peluncuran buku karya siswa, serah terima simbolis program bedah rumah dan bantuan sumur, serta penganugerahan siswa berprestasi.
“Adapun untuk sebelumnya juga ada lomba-lomba di masing-masing sekolah. Jadi kami punya 9 unit sekolah, di masing-masing unit sekolah itu mengadakan lomba-lomba yang penyerahan hadiahnya diserahkan di panggung ini,” katanya
Rangkaian Milad ke-112 Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto juga dilanjutkan dengan sejumlah agenda lain pada September, termasuk seminar nasional dan pengajian akbar yang melibatkan komite dari seluruh unit pendidikan. Sebelumnya, sembilan unit sekolah di bawah Al Irsyad Purwokerto juga telah menggelar berbagai perlombaan dengan penyerahan hadiah dilakukan pada puncak kegiatan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....