FKIP UMP Gandeng Sekolah Thailand, Mahasiswa Jalani Magang Internasional
- 05 Sep 2026 21:50 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas – Sejumlah mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) mendapat kesempatan mengikuti program magang di Thailand. Program tersebut menjadi bagian dari kerja sama FKIP UMP dengan Hatyai Wittayakarn School (HWS) Thailand yang ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA).
Dekan FKIP UMP, Assoc. Prof. Dr. Elly Hasan Sadeli, M.Pd., mengatakan kerja sama tersebut memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh pengalaman langsung di lingkungan pendidikan negara lain.
“Kerja sama dengan HWS School Thailand merupakan bagian dari komitmen FKIP UMP untuk terus memperkuat internasionalisasi pendidikan. Kami ingin mahasiswa tidak hanya memperoleh kompetensi akademik di kampus, tetapi juga memiliki kesempatan belajar langsung dari lingkungan pendidikan di negara lain,” ucap Elly.
Selama mengikuti program, mahasiswa akan berinteraksi dengan peserta didik dan tenaga pendidik di Thailand. Mereka juga mendapat pengalaman memahami budaya sekolah serta menyesuaikan proses pembelajaran dengan lingkungan pendidikan yang berbeda.
Menurut Elly, pengalaman tersebut penting bagi mahasiswa FKIP sebagai calon pendidik. Selain kemampuan pedagogik, calon guru juga perlu memiliki kemampuan komunikasi, beradaptasi, berkolaborasi, dan memahami keberagaman budaya.
“Ketika mahasiswa berada di Thailand, mereka akan berhadapan langsung dengan lingkungan, budaya, karakter peserta didik, dan sistem pendidikan yang berbeda. Pengalaman seperti ini akan membentuk keberanian, kemandirian, kemampuan beradaptasi, serta wawasan global mereka sebagai calon pendidik,” ujarnya.
Elly berharap mahasiswa dapat memanfaatkan program tersebut sebagai ruang untuk mengembangkan kemampuan dan memperluas wawasan mengenai praktik pendidikan di negara lain.
“Mahasiswa kami membawa identitas UMP sekaligus Indonesia. Karena itu, kami berharap mereka mampu menunjukkan kompetensi, kedisiplinan, karakter yang baik, dan kemampuan berkomunikasi selama mengikuti program. Setelah kembali ke Indonesia, pengalaman tersebut harus dapat ditransformasikan menjadi pengetahuan dan inspirasi bagi mahasiswa lainnya,” katanya.
Menurutnya, kerja sama dengan HWS Thailand juga tidak hanya diarahkan pada pelaksanaan magang. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat dikembangkan untuk kegiatan akademik lain, seperti pertukaran pengalaman pembelajaran, pengembangan kompetensi mahasiswa, dan program bersama kedua institusi.
“Kerja sama internasional jangan berhenti pada dokumen. Salah satu ukuran pentingnya adalah bagaimana kerja sama itu mampu membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman yang sebelumnya tidak mereka dapatkan. Penyerahan mahasiswa magang internasional ini menjadi salah satu implementasi nyata dari kolaborasi tersebut,” tutur Elly.
FKIP UMP berharap kerja sama tersebut dapat terus dikembangkan sehingga semakin banyak mahasiswa memperoleh pengalaman akademik lintas negara. Pengalaman selama berada di Thailand diharapkan menjadi bekal bagi mahasiswa untuk menghadapi dunia pendidikan yang semakin terbuka dan beragam.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....