Obat Nyamuk Bakar Picu Kebakaran Rumah Warga di Tritih Kulon Cilacap
- 05 Sep 2026 20:18 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Cilacap - Sebuah rumah milik Sairah (60), warga Jalan Nusantara RT 04/RW 02, Kelurahan Tritih Kulon, Kecamatan Cilacap Utara, Kabupaten Cilacap, terbakar pada Jumat (4/9/2026) petang. Kebakaran diduga dipicu obat nyamuk bakar yang merambat ke kain di dalam kamar.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 18.00 WIB. Saat itu, Sairah yang sedang beristirahat di kamar merasa terganggu oleh banyaknya nyamuk. Ia kemudian berinisiatif menyalakan obat nyamuk bakar.
Namun, obat nyamuk bakar tersebut diduga mengenai kain yang berada di dekatnya hingga memicu api. Saat kebakaran terjadi, Sairah diketahui sedang berada di luar rumah.
Sementara itu, anak Sairah yang berada di dalam rumah mencium aroma terbakar dari kamar. Api yang muncul di kamar kemudian mulai merambat ke bagian rumah lainnya.
Panik melihat kondisi tersebut, anak korban langsung keluar rumah dan meminta pertolongan kepada tetangga. Warga yang mengetahui kejadian tersebut kemudian berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya.
Kepala Bidang Pemadaman Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP Cilacap, Gatot Arief Widodo mengatakan laporan kebakaran selanjutnya diterima Pos Damkar Cilacap pada pukul 18.10 WIB. Petugas kemudian bergerak menuju lokasi sekitar pukul 18.20 WIB dengan menggunakan perlengkapan alat pelindung diri lengkap.
Setibanya di lokasi, petugas Damkar Cilacap langsung melakukan pemadaman. Setelah api berhasil dikendalikan, petugas melanjutkan dengan proses pendinginan dan pendataan di lokasi kejadian.
Dalam proses penanganan kebakaran tersebut, petugas menghabiskan sekitar 4.000 liter air.
"Tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kebakaran mengakibatkan kerugian material yang ditaksir mencapai sekitar Rp100 juta," katanya.
Petugas mengingatkan masyarakat agar selalu berhati-hati ketika menggunakan sumber api di dalam rumah, termasuk obat nyamuk bakar. Benda yang mudah terbakar sebaiknya dijauhkan dari sumber api untuk mencegah kejadian serupa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....