MPLS Sekolah Rakyat Cilacap Dimulai, Diikuti 246 Siswa
- 01 Sep 2026 07:16 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Cilacap : Sekolah Rakyat Terintegrasi Satu Kabupaten Cilacap resmi memulai kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah atau MPLS bagi siswa jenjang SD, SMP, dan SMA pada Senin (31/8/2026). Pembukaan Sekolah Rakyat Cilacap ditandai dengan penyerahan simbolis tanda peserta MPLS kepada perwakilan siswa dan pemukulan gong oleh oleh Plt Bupati Cilacap bersama Kepala Sentra Terpadu Kartini.
Ada Sebanyak 246 siswa mengikuti kegiatan tersebut sebagai awal dimulainya proses pendidikan di Sekolah Rakyat yang berlokasi di Desa Jenang, Kecamatan Majenang. Para siswa tersebut terdiri atas 19 siswa Sekolah Rakyat Dasar atau SRD, 107 siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama atau SRMP, serta 120 siswa Sekolah Rakyat Menengah Atas atau SRMA.
Plt Bupati Cilacap, Ammy Amalia Fatma Surya, mengatakan Pemerintah Kabupaten Cilacap berkomitmen penuh mendukung keberlanjutan program Sekolah Rakyat sebagai upaya memperluas akses pendidikan berkualitas sekaligus memutus rantai kemiskinan antar-generasi.
Menurut Ammy, kehadiran Sekolah Rakyat yang merupakan terobosan dari Presiden Prabowo menjadi bentuk nyata perhatian pemerintah dalam memberikan kesempatan pendidikan yang lebih adil bagi anak-anak.
"Total ada 246 siswa, memang untuk yang SD agak sedikit, karena masih banyak orang tua yang belum rela melepaskan anaknya untuk tinggal di asrama, karena mungkin karena terlalu kecil," ujarnyam
Ammy berpesan kepada seluruh siswa agar memanfaatkan kesempatan tersebut dengan belajar sungguh-sungguh, disiplin, serta mengembangkan bakat dan potensi yang dimiliki.
Sementara itu, Menteri Sosial Republik Indonesia yang diwakili Kepala Sentra Terpadu Kartini, dr. Nova Dwiyanto Suli mengatakan Sekolah Rakyat merupakan program strategis nasional dengan tagline “Cerdas Bersama Tumbuh Setara”.
"Sekolah Rakyat merupakan Program Strategis Nasional yang tidak hanya memberikan akses pendidikan formal, tetapi juga membangun katakter, kemandirian dan masa depan anak-anak Indonesia," katanya.
Sekolah Rakyat Cilacap juga dilengkapi program asesmen bakat dan minat secara gratis untuk memetakan potensi masing-masing siswa.
Sementara itu, Kepala Sekolah Rakyat Kabupaten Cilacap, Heni Yulianingsih, mengatakan jika telah disiapkan sarana dan prasarana serta didukung 92 personel sumber daya manusia profesional dalam operasional Sekolah Rakyat.
"Tenaga kependidikan ada tiga orang, terdiri dari tenaga administrasi, tenaga operator data dan keuangan, tenaga pendidik 19 guru, 25 wali asuh, 9 orang wali asrama, tenaga keamanan 15 orang, tenaga kebersihan 15 orang, juru masak 5 orang, total kekuatan personil kami saat ini 92 orang," katanya.
Seluruh sarana pembelajaran, pengasuhan, asrama, dan fasilitas pendukung juga telah disiapkan untuk menunjang kegiatan pendidikan. Meskipun masih ada beberapa bagian tahapan finishing pembangunan.
"Kita terdiri dari satu kelas SRD, empat kelas SRMP dan empat kelas SRMA, jadi kita sementara menggunakan gedung SMP, " katanya.
Dengan dimulainya tahun ajaran ini, Sekolah Rakyat Terintegrasi Satu Kabupaten Cilacap diharapkan menjadi salah satu jalan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus membuka masa depan yang lebih baik bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....