Jamasan Jimat Kalisalak Rawat Warisan Leluhur

  • 27 Agt 2026 11:12 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas - Tradisi Jamasan Jimat kembali digelar di Langgar Jimat Kalisalak, Banyumas, Kamis (27/8/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya masyarakat menjaga dan melestarikan warisan budaya leluhur agar tetap dikenal generasi penerus.

Ketua Adat Desa Kalisalak, Raden Tumenggung Dwijo Triono, mengatakan pemerintah desa terus mendukung pelaksanaan Jamasan Jimat karena tradisi tersebut telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.

“Sebab pemerintah desa selalu mendukung Jamasan. Ini adalah bagian dari kehidupan warga masyarakat,” kata Dwijo.

Ia menjelaskan, pelestarian tradisi juga menjadi bagian dari upaya menjaga budaya dan benda-benda peninggalan leluhur yang selama ini masih dipertahankan masyarakat Kalisalak.

“Ini tetap kita memelihara dan melestarikan budaya dan melestarikan barang atau benda-benda peninggalan Sinuwun,” ujarnya.

Menurut Dwijo, Jamasan Jimat sekaligus menjadi sarana memperkenalkan Kalisalak sebagai desa yang masih mempertahankan adat dan budaya. Pelestarian dilakukan dengan tetap menghormati norma kepercayaan dan agama masyarakat.

“Memperkenalkan bahwa Desa Kalisalak itu masih ada kegiatan melestarikan budaya dan menumbuhkembangkan adat,” katanya.

Upaya pelestarian juga menyasar generasi muda. Pemerintah desa secara berkelanjutan memberikan sosialisasi agar anak-anak muda memahami dan mengenal nilai-nilai budaya yang diwariskan leluhur.

“Kita tidak segan-segan dan tidak putus-putusnya, selalu bersosialisasi dan membawa generasi muda untuk tahu dan mengerti,” jelasnya.

Dalam pelaksanaannya, pemerintah desa juga menggandeng berbagai kelembagaan, termasuk Kelompok Sadar Wisata atau Pokdarwis Desa Kalisalak. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat pelestarian budaya sekaligus memperkenalkan tradisi kepada masyarakat luas.

“Di samping itu juga kami bekerja sama dengan kelembagaan yang ada, dan dalam hal ini dari Pokdarwis,” ujarnya.

Dwijo berharap tradisi Jamasan Jimat dapat terus dilaksanakan dan tidak hilang di tengah perubahan zaman. Ia ingin peninggalan leluhur tetap dikenal dan dirawat oleh generasi penerus Desa Kalisalak.

“Harapan kami semoga apa yang diharapkan para leluhur, yaitu melestarikan dan sekaligus nguri-uri,” kata Dwijo.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....