Skrining Pranikah Langkah Awal Cegah Resiko Thalasemia di Purbalingga

  • 27 Agt 2026 07:40 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purbalingga - Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DinkesPPKB) Purbalingga memandang pencegahan thalasemia sebelum pernikahan dinilai merupakan langkah penting untuk menekan risiko lahirnya anak dengan thalasemia mayor.

Ketua Tim P2PTM dan Keswa DinkesPPKB Kabupaten Purbalingga, Bekti Aribawanti Rini mengatakan, thalasemia bukan penyakit menular, melainkan kelainan genetik yang dibawa sejak lahir yang diturunkan dari orang tua dan hingga kini belum bisa disembuhkan.

"Resiko thalasemia mayor terutama muncul apabila dua orang pembawa sifat atau carrier menikah. Dalam kondisi tersebut, terdapat kemungkinan anak yang dilahirkan mengalami thalasemia mayor," jelasnya.

"Sebaliknya, jika seseorang dengan kondisi genetik normal menikah dengan carrier, mayoritas anak yang dilahirkan tidak mengalami gejala thalasemia mayor. Risiko menjadi jauh lebih besar ketika kedua orang tua merupakan carrier atau penyandang thalasemia mayor," ujarnya.

Menurut Rini, salah satu upaya pencegahan yang dapat dilakukan adalah menghindari pernikahan antarsesama pembawa sifat thalasemia.

"Hal tersebut dapat diketahui melalui pemeriksaan atau skrining sebelum menikah," imbuhnya.

Rini menambahkan, fasilitasi skrining dari pemerintah saat ini masih terbatas.

"Karena itu, DinkesPPKB mendorong masyarakat memiliki kesadaran melakukan skrining thalasemia secara mandiri sebelum memutuskan menikah," pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....