Kesadaran Warga Tekan Perdagangan Telur Penyu di Cilacap

  • 26 Agt 2026 08:11 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Cilacap - Kesadaran masyarakat untuk menjaga penyu di Cilacap terus meningkat. Kondisi tersebut terlihat dari menurunnya praktik perdagangan dan konsumsi telur penyu di masyarakat.

Pengelola sekaligus pendiri Konservasi Penyu Nagaraja Cilacap, Jumawan mengatakan, perubahan perilaku masyarakat terjadi setelah sosialisasi konservasi dilakukan. Masyarakat mulai memahami pentingnya menjaga penyu dan habitatnya.

“Setelah adanya sosialisasi dari kita, tingkat kesadaran mereka terutama untuk tidak lagi memperjualbelikan telur penyu semakin menurun,” kata Jumawan.

Menurutnya, sosialisasi melibatkan nelayan dari sejumlah desa di sekitar kawasan pesisir Cilacap. Para nelayan turut membantu memberikan edukasi sekaligus menyelamatkan telur penyu yang ditemukan.

“Sebagian masing-masing desa kita ada perwakilan nelayan yang mau membantu melakukan upaya sosialisasi kepada nelayan,” ujarnya.

Nelayan juga berperan sebagai koordinator ketika menemukan telur penyu di kawasan pesisir. Telur tersebut kemudian diselamatkan untuk mendukung upaya konservasi.

Konservasi Penyu Nagaraja juga menyasar lingkungan pendidikan melalui sosialisasi ke sejumlah sekolah. Edukasi tersebut diberikan kepada anak-anak nelayan agar kepedulian terhadap pelestarian penyu tumbuh sejak dini.

Selain perdagangan telur, Jumawan menyebut sampah menjadi ancaman bagi keberlangsungan penyu di wilayah pesisir Cilacap. Penyu berisiko mengonsumsi sampah di laut yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan hingga kematian.

“Salah satunya kami mensosialisasikan kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan,” kata Jumawan.

Ia berharap keterlibatan masyarakat dalam konservasi terus meningkat. Perubahan perilaku masyarakat dinilai menjadi bagian penting untuk menjaga kelestarian penyu di Cilacap. (Siti Nuriyah)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....