Dorong Pertanian Berkelanjutan, KKN UNUGHA Cilacap Latih Kelompok Tani Srimulya

  • 22 Agt 2026 15:25 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas - Mahasiswa KKN UNUGHA Cilacap Kelompok 03 menggelar pelatihan pembuatan Trichoderma, Ecoenzim, dan Budidaya Magot bersama Kelompok Tani Srimulya, Desa Kedunggede, Kecamatan Lumbir, Banyumas pada Kamis (20/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di Ladang Kelompok Tani Srimulya tersebut diikuti oleh sekitar 30 peserta.

Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk upaya mahasiswa KKN UNUGHA Cilacap dalam memberikan edukasi dan keterampilan kepada masyarakat, khususnya dalam bidang pertanian dan pemanfaatan bahan organik. Melalui pelatihan ini, para peserta diperkenalkan dengan beberapa metode yang dapat diterapkan untuk mendukung pertumbuhan tanaman sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan limbah organik.

Pelatihan tersebut turut dihadiri oleh Waing selaku Ketua BUMDes Desa Kedunggede, Edi Suroso selaku Ketua Kelompok Tani Srimulya, serta Dian Adhasari, S.Pt. selaku PPL Kecamatan Lumbir.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama mengikuti praktik pembuatan Trichoderma dan Ecoenzim, sedangkan kelompok kedua mengikuti praktik budidaya magot. Pembagian kelompok tersebut dilakukan agar peserta dapat mengikuti proses praktik secara lebih terarah dan memperoleh pemahaman secara langsung.

Dian Adhasari, S.Pt. selaku PPL Kecamatan Lumbir dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada mahasiswa KKN UNUGHA Cilacap atas terselenggaranya kegiatan tersebut. “Saya berterima kasih kepada adek-adek mahasiswa yang mengadakan pelatihan pembuatan Trichoderma, Ecoenzim, dan budidaya magot merupakan kegiatan yang sangat baik dan bermanfaat bagi kelompok tani di Desa Kedunggede, Kecamatan Lumbir,” ucap Dian.

Ia juga mendorong para anggota kelompok tani agar tidak berhenti pada kegiatan pelatihan saja, tetapi dapat menerapkan pengetahuan dan praktik yang telah diperoleh di rumah masing-masing.

“Supaya para anggota kelompok tani mau menerapkan yang sudah dilakukan saat pelatihan tadi itu di rumah masing-masing supaya tanaman bertumbuh dengan baik,” lanjut Dian Adhasari, S.Pt.

Pesan tersebut menjadi salah satu dorongan bagi para peserta untuk mempraktikkan kembali hasil pelatihan secara mandiri. Dengan adanya penerapan secara langsung, pengetahuan yang diperoleh diharapkan tidak hanya menjadi teori, tetapi dapat memberikan manfaat nyata bagi kegiatan pertanian masyarakat.

Selama kegiatan berlangsung, para peserta terlihat antusias mengikuti setiap tahapan praktik. Peserta mendapatkan kesempatan untuk terlibat langsung dalam proses pembuatan Trichoderma dan Ecoenzim serta mempelajari budidaya magot.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UNUGHA Cilacap berharap keterampilan yang telah diberikan dapat terus diterapkan dan dikembangkan oleh Kelompok Tani Srimulya. Selain mendukung pertanian yang lebih berkelanjutan, kegiatan tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pemanfaatan limbah organik menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat.

Kegiatan pelatihan berjalan dengan lancar dan mendapat respons positif dari para peserta. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi mahasiswa KKN UNUGHA Cilacap dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui edukasi, praktik, dan pemanfaatan potensi yang ada di Desa Kedunggede.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....