Budaya Patriarki Masih Hambat Keterlibatan Perempuan di Ruang Publik

  • 22 Agt 2026 10:56 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas: Keterlibatan perempuan di ruang publik terus menunjukkan perkembangan dari waktu ke waktu. Namun, budaya patriarki masih menjadi tantangan dalam mendorong partisipasi perempuan secara lebih luas.

Ketua Forum Keadilan dan Kesetaraan Gender, Dr. Triwuryaningsih, mengatakan keterlibatan perempuan terus meningkat. Perkembangan itu terlihat mulai dari tingkat desa, kabupaten, provinsi, hingga nasional.

“Perempuan yang terlibat di ruang-ruang pengambil keputusan terus meningkat,” ujarnya.

Meski demikian, peningkatan tersebut dinilai masih jauh dari harapan karena adanya kendala kultural. Menurutnya, nilai patriarki masih menempatkan laki-laki sebagai pemimpin dan perempuan lebih dekat dengan ranah domestik.

Pandangan tersebut dapat membuat perempuan ragu mengambil kesempatan untuk tampil di ruang publik. “Budaya patriarki selalu menempatkan laki-laki menjadi makhluk yang utama,” katanya.

Sebagian perempuan juga merasa kurang percaya diri dan menganggap kompetensinya belum cukup. Triwuryaningsih juga menilai kondisi tersebut perlu diperbaiki melalui edukasi dan perubahan pola pikir masyarakat.

Perempuan juga perlu didorong agar berani mengambil kesempatan untuk berkontribusi di ruang publik. Ia berharap dukungan lingkungan sosial semakin kuat untuk menciptakan ruang yang setara bagi perempuan.

Dengan begitu, perempuan dapat berperan lebih luas dalam pengambilan keputusan dan kehidupan masyarakat. (Siti Nuriyah)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....