Harga Sayuran Melonjak hingga 50 Persen di Pasar Wage Purwokerto

  • 20 Agt 2026 11:44 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purwokerto: Harga sejumlah komoditas sayuran di Pasar Wage Purwokerto mengalami kenaikan dalam beberapa waktu terakhir. Kenaikan harga pada beberapa jenis sayuran bahkan mencapai sekitar 50 persen dibandingkan harga normal.

Salah seorang pedagang sayur di Pasar Wage Purwokerto, Lilis, mengatakan kenaikan terjadi pada sebagian besar komoditas sayuran. Beberapa jenis sayuran yang mengalami kenaikan cukup signifikan antara lain pakcoy, buncis, kacang panjang, dan putren atau jagung muda.

“Beberapa hari ini harga sayuran memang lagi naik. Misalnya pakcoy yang naiknya lumayan tinggi, buncis dan putren juga ikut naik,” ujar Lilis.

Menurutnya, salah satu faktor yang diduga turut mendorong kenaikan harga adalah meningkatnya permintaan terhadap bahan pangan untuk memenuhi kebutuhan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sejumlah sayuran seperti pakcoy, buncis, dan kacang panjang banyak digunakan sebagai bahan menu dalam penyediaan makanan. Meningkatnya kebutuhan untuk program tersebut dinilai membuat penyerapan komoditas sayuran di tingkat pasar ikut meningkat.

Meski demikian, tidak seluruh komoditas mengalami kenaikan. Harga timun justru mengalami penurunan. Jika sebelumnya berada di kisaran Rp12 ribu per kilogram, saat ini harga timun turun menjadi sekitar Rp10 ribu per kilogram.

Sementara itu, harga ayam pedaging relatif stabil. Pedagang menyebut harga komoditas tersebut masih berada di kisaran Rp44 ribu hingga Rp46 ribu per kilogram dan belum menunjukkan perubahan signifikan.

Selain program MBG, meningkatnya aktivitas mahasiswa di Purwokerto juga turut memberikan pengaruh terhadap kondisi pasar. Kembalinya mahasiswa ke kampus setelah masa libur membuat permintaan bahan makanan kembali meningkat.

Warung-warung makan yang menjadi tempat makan mahasiswa mulai ramai kembali sehingga kebutuhan pasokan bahan pangan, termasuk sayuran dan komoditas lainnya, ikut mengalami peningkatan.

Pedagang berharap pasokan komoditas tetap terjaga sehingga kenaikan harga tidak berlangsung terlalu lama. Ketersediaan pasokan dari sentra produksi dinilai menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga stabilitas harga sayuran di tingkat pasar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....