Unsoed, BRIN, dan Lumitech Kembangkan PLTS di Atas Saluran Irigasi

  • 20 Agt 2026 10:39 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purwokerto - Universitas Jenderal Soedirman memperkuat kolaborasi riset energi terbarukan. Sinergi ini dibangun bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional serta Lumitech Korea.

Kolaborasi ini ditandai dengan peluncuran penerapan Pembangkit Listrik Tenaga Surya. PLTS ini akan dibangun di atas saluran irigasi pertanian. Peluncuran berlangsung di Gedung Rektorat Unsoed pada Rabu, 19 Agustus 2026.

Penerapan PLTS di atas kanal irigasi mendukung pengembangan energi bersih. Rektor Unsoed, Akhmad Sodiq, menyebut langkah ini sangat produktif. “Ini merupakan kolaborasi yang sangat strategis karena menggabungkan kepentingan riset, pengembangan teknologi, pemanfaatan sumber daya, dan kebutuhan masyarakat.”

Rektor berharap inovasi kolaboratif ini bisa direplikasi dengan baik. “Kami berharap kerja sama ini dapat terus dikembangkan sehingga menghasilkan inovasi yang dapat direplikasi di berbagai wilayah,” ujarnya.

Deputi BRIN, Nunung Nuryartono, menekankan pentingnya memperkuat ekosistem riset. Ia berharap sinergi ini menjadi model pengembangan inovasi luas. “Ke depan, kalau memungkinkan, kami berharap ada BRIN Corner di setiap perguruan tinggi,” kata Nunung.

Komunikasi antara BRIN dan perguruan tinggi diharapkan semakin erat. “Dengan begitu, komunikasi dan kolaborasi antara BRIN dengan perguruan tinggi dapat semakin dekat, sehingga berbagai potensi riset dan inovasi dapat dikembangkan bersama,” ucapnya.

Pejabat BRIN, Cuk Supriyadi, menilai sistem ini bernilai strategis. Area saluran irigasi dioptimalkan tanpa harus mengambil lahan produktif. “Harapannya, teknologi ini dapat dikembangkan lebih detail, terutama dari sisi optimasi, sehingga nantinya dapat diimplementasikan di tempat-tempat lain,” jelasnya.

Cuk berharap teknologi ini berkembang sesuai dengan kebutuhan daerah. “Yang kita bangun bukan hanya sebuah sistem, tetapi juga model yang nantinya dapat dikembangkan dan diterapkan di berbagai lokasi sesuai karakteristik dan kebutuhan masing-masing,” katanya, mengakhiri.

CEO Lumitech, Shin Inboum, melihat potensi besar di Indonesia. Ia menilai pemasangan panel surya di irigasi adalah alternatif. “Pembangunan solar panel di atas canal irigasi merupakan salah satu solusi,” ujar Shin.

Sistem ini tidak mengharuskan penebangan pohon di daerah pegunungan. “Dengan sistem ini, kita tidak perlu memiliki kekhawatiran untuk menebang pohon atau mengambil lahan di daerah pegunungan untuk membangun pembangkit,” katanya. "Indonesia sangat potensial karena memiliki saluran irigasi yang sangat panjang,” tuturnya.

Kolaborasi strategis ini ditandai dengan penandatanganan sejumlah dokumen penting. Langkah ini menjadi awal demonstrasi teknologi fotovoltaik untuk pertanian. Unsoed, BRIN, dan Lumitech berkomitmen mendorong energi yang berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....