Konservasi Pantai Lembupurwo, Pertamina Lepas Tukik dan Tanam Cemara-Mangrove
- 19 Agt 2026 15:29 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Cilacap - Dalam rangka memperingati Hari Konservasi Nasional, PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah bersama Pemkab Kebumen, dan Kelompok Tani Hutan Cemara melakukan kegiatan konservasi melalui pelepasan 100 tukik penyu, penanaman 900 bibit mangrove, serta 100 pohon cemara laut di Pantai Lembupurwo, Desa Mirit, Kabupaten Kebumen, Rabu (19/8/2026). Aksi konservasi ini merupakan bagian dari dukungan perusahaan terhadap keberlanjutan lingkungan pesisir dan penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).
Supervisor HSSE Fuel Terminal Lomanis, Ahsanul Khalis, mengatakan kegiatan konservasi tersebut menjadi bentuk kepedulian Pertamina terhadap lingkungan di sekitar wilayah operasional perusahaan.
"Kegiatan pelepasan tukik dilakukan untuk mencegah kelangkaan populasi penyu yang saat ini audah dikategorikan hewan langka, untuk penanaman cemara dan mangrove diharapkan mampu membantu menahan abrasi di pantai sekaligus mendukung penyerapan karbon, yang memang pemerintah saat ini mengedepankan lingkungan bebas karbon," katanya.
Pertamina juga berharap kawasan Lembupurwo dapat berkembang menjadi destinasi wisata berbasis konservasi yang ramah lingkungan. Masyarakat maupun wisatawan dari berbagai daerah sebagai tempat wisata ramah lingkungan dan edukasi sebagai tempat belajar mengenai konservasi penyu, mangrove, dan cemara laut.
Ahsanul menambahkan, dukungan Pertamina terhadap kelompok konservasi di Lembupurwo telah memasuki tahun kedua. Selain kegiatan penanaman dan pelepasan tukik, perusahaan sebelumnya memberikan dukungan fasilitas berupa balai untuk kelompok konservasi, fasilitas sanitasi, serta bantuan modal untuk mendukung kegiatan konservasi penyu.
Ketua Kelompok Tani Hutan Cemara Desa Lembupurwo, Munadi, mengatakan kawasan pantai tersebut dahulu merupakan hamparan pasir tanpa vegetasi. Kondisi itu membuat kawasan sangat panas saat musim kemarau dan rentan terhadap terpaan angin laut.
Upaya penghijauan mulai dilakukan sejak 2008, diprakardai seorang perangkat Desa, Cokroaminoto dan melibatkan masyarakat serta mahasiswa KKN Universitas Gadjah Mada.
Secara bertahap, kawasan tersebut berkembang menjadi hutan cemara dan mangrove. Saat ini, luas tanaman mangrove mencapai sekitar 20 hektare, sedangkan hutan cemara mencapai 50 hektare.
"Tujuan kami itu selain melestarikan kawasan lingkungan, ya memang manfaat cemara itu bagi tanaman cemara itu bagi pantai itu sangat bermanfaat sekali, satu, untuk penanggulangan abrasi, yang kedua, untuk penanggulangan angin yang membawa kadar garam, yang ketiga juga menahan angin puting beliung. Jadi setelah adanya cemara ini, kecepatan angin yang ke pemukiman sana jadi melambat. Sebelum ada cemara ini, sering ada angin puting beliung yang sampai ke pemukiman," katanya.
| Baca juga: Bupati Lilis Lepas Wisata Rally Kebumen 360° |
Selain rehabilitasi vegetasi pesisir, masyarakat Lembupurwo juga aktif melakukan konservasi penyu. Sejak akhir 2022, kelompok konservasi mencatat sekitar 25 indukan penyu yang mendarat dan bertelur di kawasan tersebut.
Dari kegiatan konservasi yang efektif berjalan sejak 2023, sekitar 1.500 tukik telah ditetaskan dan dilepasliarkan.
Sementara itu, Perwakilan Dinas Lingkungan Hidup, Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kebumen, Endah Dwiyanti, mengapresiasi dukungan PT Pertamina Patra Niaga terhadap konservasi pesisir di Lembupurwo.
Menurutnya, penanaman 900 mangrove, 100 cemara laut, dan pelepasan 100 tukik merupakan aksi nyata yang relevan dengan kebutuhan konservasi kawasan pesisir selatan Kebumen.
"Desa Lembupurwo menjadi salah satu lokasi Program Kampung Iklim (ProKlim) unggulan Kabupaten Kebumen sejak 2024, dengan salah satu kegiatan utamanya berupa konservasi penyu. Kawasan tersebut telah memperoleh kategori ProKlim Pratama," kata Endah dalam sambutannya.
Pemerintah berharap Pantai Lembupurwo dapat terus menjadi ruang kolaborasi dan konservasi pemberdayaan masyarakat, penguatan ProKlim, rehabilitasi ekosistem pesisir, edukasi dan pemberdayaan masyarakat, serta kepentingan pertahanan dan keamanan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....