Hiu Tutul Terdampar di Pantai Cemara Sewu Bunton, Kejadian Ketiga di 2026

  • 22 Jun 2026 15:39 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Cilacap : Seekor hiu tutul sepanjang sekitar 5 hingga 6 meter dengan berat diperkirakan mencapai lebih dari 1 ton kembali terdampar di kawasan Pantai Cemara Sewu, Desa Bunton, Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap, Senin (22/6/2026) pagi.

Saat pertama kali ditemukan warga, hiu tutul tersebut masih hidup, namun kondisinya sudah sangat lemah. Tidak lama kemudian, satwa laut berukuran raksasa itu akhirnya mati.

Ketua Kelompok Konservasi Penyu Nagaraja, Cilacap, Jumawan, mengatakan jika ia menerima laporan dari warga sekitar pukul 06.30 WIB, sesaat setelah menyelesaikan patroli rutin di sepanjang pesisir selatan Cilacap.

“Saat tiba di lokasi, saya lihat kondisi sudah lemah sekali, masih hidup tapi lemah sekali, dan sekitar 07.30 WIB hiu tersebut mati,” ujarnya.

Menurut Jumawan, dugaan sementara hiu tutul terdampar karena terlalu mendekati bibir pantai saat mencari makan di perairan yang lebih hangat. Gelombang pasang kemudian menyeretnya ke tepian sehingga tidak mampu kembali ke laut lepas.

“Salah satu dugaan itu dia makan seperti hewan kecil, seperti laron atau serangg air yang biasanya di aliran Sungai, dan Ikan hiu ini mencari perairan hangat, akan tetapi kemungkinan mencari makan agak ke pinggir, sehingga terjadilah gelombang pasang, dan terbawa arus jadi tidak bisa ke Tengah laut kembali,” ujarnya.

Selain faktor alam, aktivitas perahu nelayan pencari benur yang menggunakan lampu sorot berintensitas tinggi pada malam hari juga diduga turut mengganggu jalur navigasi hiu tutul hingga akhirnya tersesat ke perairan dangkal.

“Cahaya lampu yang terlalu terang ini membuat silau hewan-hewan air seperti hiu,” katanya.

Untuk memastikan penyebab pasti dari kematian jiu tutul ini, Tim gabungan bersama dokter hewan dan Yayasan Sea Life Yogyakarta telah melakukan nekropsi.

Bahkan, Jumawan juga mengungkapkan, beberapa minggu lalu hiu tutul yang terdampar di Pantai Banjarsari, Nusawungu ditemukan memiliki sampah plastik di dalam perutnya.

“Beberapa minggu lalu kan ada hiu paus yang terdampar di Pantai Banjarsari, dan yang paling mengejutkan adanya plastik yang ada di kantung atau di dalam perut hiu tersebut, untuk yang kali ini belum tahu,” katanya.

Untuk memudahkan proses evakuasi dari lokasi terdampar, bangkai hiu dipotong menjadi beberapa bagian sebelum dipindahkan.

Peristiwa ini menjadi kejadian ketiga hiu tutul atau hiu paus yang terdampar di pesisir Kabupaten Cilacap sepanjang tahun 2026.

Sebelumnya, pada 17 Mei, seekor hiu tutul sepanjang sekitar 4 meter ditemukan terdampar di Pantai Pagubugan, Kecamatan Binangun. Sepekan kemudian, tepatnya pada 23 Mei, hiu paus berukuran sekitar 8 meter kembali terdampar di Pantai Banjarsari, Kecamatan Nusawungu.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....