Produksi Perikanan Banyumas Ditargetkan 12,8 Juta Kilogram pada 2026
- 21 Sep 2026 09:57 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas - Produksi budidaya perikanan di Kabupaten Banyumas ditargetkan mencapai 12.832.350 kilogram pada 2026. Target tersebut meningkat sekitar 2,3 persen dibandingkan realisasi produksi pada 2025 yang mencapai 12.545.960 kilogram.
Kepala Bidang Perikanan Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Banyumas, Elita Rosiyani mengatakan, peningkatan target produksi menjadi tantangan bagi pemerintah daerah, terutama di tengah kondisi cuaca yang dapat memengaruhi aktivitas budidaya ikan.
"Tahun 2025 produksi Kabupaten Banyumas itu mencapai 12.545,96 ton. Kalau dikali berarti 12.545.960 kilogram," ujar Elita.

Untuk 2026, Elita menyebut produksi perikanan hingga enam bulan pertama telah mencapai sekitar 6.911.180 kilogram. Namun, capaian pada periode berikutnya diperkirakan menghadapi tantangan akibat musim kemarau panjang.
"Prediksi di tiga bulan ketiga ini mungkin tidak seperti tahun kemarin. Kalau tiga bulan ketiga di 2025 itu kami mencapai sampai tiga juta lebih," katanya.
Elita menjelaskan, musim kemarau panjang dapat menyebabkan sebagian kolam budi daya mengalami kekeringan sehingga tidak dapat digunakan secara optimal. Kondisi tersebut turut berpengaruh terhadap produksi ikan.
"Kalau 2025 ada kemungkinan terjadi penurunan karena ada banyak faktor. Salah satunya pengaruh cuaca, musim kemarau panjang sehingga kemudian kering. Banyak kolam-kolam yang akhirnya tidak berfungsi. Itu berpengaruh terhadap penurunan produksi," jelasnya.
Menurutnya, produksi perikanan Banyumas pada 2025 masih didominasi tiga komoditas utama, yakni ikan lele, nila, dan gurami. Dari sisi wilayah, Kecamatan Kedungbanteng menjadi daerah dengan produksi budi daya perikanan tertinggi pada 2025. Selanjutnya, produksi cukup tinggi berasal dari Kecamatan Sokaraja dan Cilongok.
Hingga 2025, tercatat sekitar 378 Pokdakan di Kabupaten Banyumas. Setiap kelompok rata-rata beranggotakan sekitar 10 pembudidaya, sehingga sedikitnya terdapat sekitar 3.780 pembudidaya yang tergabung dalam kelompok. Jumlah tersebut belum termasuk pembudidaya ikan mandiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....