Konferensi Internasional ICOLGAS 2026 Bahas Perkembangan Hukum dan AI

  • 14 Sep 2026 13:02 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas – Perkembangan kecerdasan buatan (AI) yang semakin pesat mendorong dunia hukum untuk beradaptasi. Persoalan tersebut menjadi salah satu fokus yang dibahas Fakultas Hukum Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) melalui The 4th International Conference on Law, Governance, and Social Justice (ICOLGAS) 2026.

Dekan Fakultas Hukum Unsoed, Prof. Dr. Riris Ardhanariswari, mengatakan konferensi internasional tersebut menjadi ruang bagi akademisi dari berbagai negara untuk bertukar gagasan mengenai tantangan hukum di tengah perkembangan teknologi dan perubahan lingkungan.

"Harapannya ini bukan cuma sekadar kegiatan, tetapi menjadi luaran untuk berbagai gagasan berkaitan dengan kemajuan artificial intelligence. Persoalan hukum tentunya juga perlu diadaptasi," kata Riris.

ICOLGAS 2026 mengangkat tema "Governing the Future through Local Wisdom: Law, AI, and Community Environmental Resilience for the Sustainable Development Goals." Tema tersebut menempatkan kearifan lokal sebagai salah satu pijakan dalam menghadapi perkembangan teknologi, persoalan hukum, dan tantangan lingkungan.

Menurut Riris, perkembangan AI membuka berbagai peluang baru, tetapi pada saat yang sama menghadirkan persoalan yang perlu diantisipasi melalui pendekatan hukum. Konferensi tersebut diharapkan dapat menghasilkan gagasan yang relevan untuk menjawab perubahan tersebut sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan.

ICOLGAS 2026 diikuti sekitar 200 peserta dengan 120 paper yang telah masuk untuk dipresentasikan. Peserta berasal dari lima negara, yakni Indonesia, Malaysia, India, Australia, dan Jepang.

Sejumlah perguruan tinggi dalam dan luar negeri turut terlibat dalam konferensi tersebut. Para pembicara berasal dari Teikyo University Jepang, The University of Melbourne Australia, Universitas Indonesia, Universitas Hasanuddin, serta Unsoed.

Riris mengatakan ICOLGAS merupakan agenda rutin Fakultas Hukum Unsoed yang telah diselenggarakan sejak 2018. Konferensi berikutnya digelar pada 2020 dan 2023, sebelum kembali dilaksanakan pada 2026 sebagai agenda tiga tahunan.

Selain menghadirkan akademisi dan peneliti, konferensi ini juga menjadi ruang bagi dosen serta mahasiswa Unsoed, termasuk mahasiswa program magister dan doktor, untuk mempresentasikan karya ilmiah mereka.

"Paper dari Unsoed sendiri ada dari dosen dan mahasiswa, baik S2 maupun S3," ujarnya.

ICOLGAS 2026 dijadwalkan berlangsung secara hybrid pada 15–16 September 2026 di Purwokerto. Rangkaian kegiatan juga mencakup excursion study ke Nusakambangan untuk memperkenalkan konteks hukum, sosial, dan lingkungan kepada para peserta konferensi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....