Banyumas Mantu 2026 Nikahkan 30 Pasangan Secara Gratis
- 09 Agt 2026 10:40 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas – Sebanyak 30 pasangan akan mengikuti program Banyumas Mantu 2026 yang digelar bersamaan dengan Banyumas Wedding Expo pada 4 September 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memberikan fasilitasi pernikahan bagi masyarakat sekaligus menghadirkan rangkaian kegiatan sosial dan budaya.
Ketua Panitia Banyumas Wedding Expo dan Banyumas Mantu 2026, Nurmaisha, mengatakan prosesi nikah massal akan menjadi pembuka rangkaian Wedding Expo yang berlangsung 4 hingga 6 September 2026.
Menurutnya, seluruh peserta akan mendapatkan berbagai fasilitas secara gratis, mulai dari tata rias hingga dokumentasi. Peserta akan menjalani proses persiapan di lokasi sebelum mengikuti kirab dari kawasan Si Panji menuju Rita Supermall.
“Untuk 30 pasangan peserta, nanti akan di-make-up di sini. Kemudian kita akan kirab dari Si Panji menuju Rita Supermall,” ujar Nurmaisha.
Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Banyumas, termasuk dalam pelaksanaan iring-iringan peserta. Selain memberikan manfaat sosial, panitia berharap kegiatan Banyumas Mantu dapat turut memperkenalkan seni dan budaya daerah kepada masyarakat.
“Harapannya selain menjadi acara sosial, bisa juga menaikkan daya tarik wisata karena nantinya ada unsur-unsur seni dan budaya yang kita munculkan,” katanya.
Sementara itu, Banyumas Wedding Expo 2026 akan menghadirkan 48 booth dengan sekitar 60 vendor pernikahan. Para vendor tidak hanya mengikuti pameran, tetapi juga memberikan dukungan kepada peserta Banyumas Mantu dengan menyediakan layanan seperti tata rias dan fotografi secara gratis.
Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono mengatakan Banyumas Mantu diharapkan dapat menjadi kegiatan rutin yang digelar setiap tahun. Ia berharap jumlah pasangan yang mendapatkan fasilitasi pernikahan dapat terus bertambah pada pelaksanaan berikutnya.
“Setiap tahun akan kita adakan. Syukur-syukur jumlahnya bertambah,” kata Sadewo.
Menurutnya, program tersebut memiliki nilai sosial karena turut membantu pasangan yang sebelumnya telah menikah secara agama atau siri, tetapi belum memiliki legalitas pernikahan secara negara.
Salah satu peserta Banyumas Mantu 2026 adalah pasangan Suwardi, 63 tahun, dan Kartini, 49 tahun. Keduanya menjadi pasangan tertua dalam program tersebut.
Kartini mengaku bersyukur dapat mengikuti Banyumas Mantu setelah mengetahui adanya program pernikahan gratis tersebut. Ia mengatakan informasi mengenai pendaftaran diperoleh melalui media sosial.
“Saya senang. Ada pendaftaran seperti ini, jadi urusannya lancar,” ujar Kartini.
Kartini dan Suwardi diketahui telah saling mengenal sejak 2011. Keduanya kemudian memutuskan untuk menikah setelah sama-sama menjalani kehidupan masing-masing.
Suwardi mengatakan sebelumnya telah menikah beberapa kali, sementara Kartini pernah menikah dan kehilangan pasangan karena meninggal dunia. Keduanya kini mendapat dukungan dari keluarga untuk melanjutkan kehidupan bersama.
Kartini berharap program Banyumas Mantu dapat membantu proses administrasi pernikahan mereka sekaligus memberikan kepastian hukum atas pernikahan yang dijalani.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....