27 Pasangan Ikuti Banyumas Mantu 2026

  • 04 Sep 2026 19:38 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas – Sebanyak 27 pasangan mengikuti kegiatan Banyumas Mantu yang menjadi bagian dari rangkaian Banyumas Wedding Expo 2026 di Kabupaten Banyumas, Jumat (4/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kabupaten Banyumas, sekaligus bentuk dukungan bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan untuk melangsungkan pernikahan.

Ketua Panitia Banyumas Wedding Expo dan Banyumas Mantu 2026 Rumaisha mengatakan, kegiatan Banyumas Mantu dilatarbelakangi masih adanya masyarakat yang membutuhkan dukungan untuk melangsungkan pernikahan, termasuk karena keterbatasan ekonomi.

“Angka pencatatan pernikahan itu kan menurun dan ternyata masih ada beberapa warga yang memang membutuhkan dukungan,” ujar Rumaisyah kepada RRI.

Menurutnya, antusiasme masyarakat terhadap kegiatan Banyumas Mantu cukup tinggi. Hal tersebut terlihat dari banyaknya masyarakat yang menghubungi panitia saat proses pendaftaran.

“Lebih dari 500 pesan masuk ke tim kita hingga melebihi kapasitas. Selama 24 jam, mereka terus bertanya mengenai aspek teknis dan hal-hal terkait lainnya,” katanya.

Dari proses pendaftaran dan kurasi tersebut, sebanyak 27 pasangan ditetapkan sebagai peserta Banyumas Mantu 2026. Rumaisha mengatakan, para peserta mendapatkan berbagai dukungan dari sejumlah pihak, mulai dari bantuan modal hingga tabungan emas.

“Teman-teman yang nikah massal nanti dapat bantuan modal dari Baznas, dapat tabungan emas dari Pegadaian, kemudian akad nikahnya gratis,” ujarnya.

Salah satu peserta Banyumas Mantu Kholifah mengatakan, dirinya mengikuti kegiatan tersebut karena merasa terbantu, terutama bagi masyarakat dengan keterbatasan ekonomi.

“Orang belum mau menikah itu karena ekonomi belum cukup dan untuk menikah sekarang zamannya mahal semua. Ya, keterbatasan ekonomi. Cukup membantu untuk orang yang ingin niat baik,” kata Kholifah.

Setelah mengikuti prosesi pernikahan, Kholifah mengaku merasa senang dapat mengikuti kegiatan tersebut bersama pasangan lainnya.

“Senang banget,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono, melalui sambutan yang dibacakan Sekretaris Daerah Kabupaten Banyumas Dr. Agus Nur Hadie, S.Sos., M.Si., mengapresiasi pelaksanaan Banyumas Mantu.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya memiliki nilai sosial, tetapi juga membantu masyarakat memperoleh kepastian administrasi dan perlindungan hukum.

Sadewo menyebut, dari 27 pasangan yang mengikuti Banyumas Mantu, terdapat dua pasangan yang mengikuti isbat nikah dan memperoleh buku nikah.

“Pernikahan yang sebelumnya belum tercatat secara negara, baru sah secara agama, dan sekarang mendapatkan kepastian administrasi dan perlindungan hukum,” kata Sadewo dalam sambutan yang dibacakan Agus.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan agar semakin banyak masyarakat yang mendapatkan manfaat.

“Saya berharap kegiatan seperti Banyumas Mantu tidak berhenti sebagai kegiatan sekali saja. Kalau bisa terus dilakukan dan semakin banyak masyarakat yang bisa dibantu,” ujarnya. (Seftiamala Awalia).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....