KKN UNUGHA Gelar Turnamen Mobile Legends untuk Pemberdayaan Pemuda Desa

  • 08 Agt 2026 09:21 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali (UNUGHA) Cilacap Kelompok 03 Desa Kedunggede Lumbir Banyumas sukses menyelenggarakan Turnamen Mobile Legends sebagai salah satu program kerja di bidang teknologi digital dan juga upaya partisipasi mahasiswa KKN dalam memeriahkan HUT ke-81 RI, Sabtu (8/8/2026)

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wadah positif bagi generasi muda dalam mengembangkan minat dan bakat di bidang e-sport, meningkatkan semangat sportivitas, serta mempererat hubungan antar pemuda di lingkungan Desa Kedunggede.

Turnamen Mobile Legends yang diselenggarakan oleh KKN UNUGHA Cilacap Kelompok 03 diikuti oleh 8 tim peserta, yaitu Zigzag Gang, Cukurukuk, King Kodok, Natus Vincere, The King Legend, The King, Natus Victure, dan Kolombia. Setelah melalui serangkaian pertandingan yang kompetitif dan penuh semangat, tim Zigzag Gang berhasil keluar sebagai Juara I dan meraih gelar juara turnamen. Sementara itu, tim The King Legend berhasil menempati posisi Juara II setelah menampilkan performa yang konsisten hingga babak final.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN berupaya menghadirkan ruang kreativitas bagi generasi muda agar mampu mengembangkan kemampuan kerja sama tim, komunikasi, strategi, dan sportivitas dalam berkompetisi. Kehadiran turnamen e-sport juga menjadi salah satu bentuk adaptasi terhadap perkembangan zaman yang semakin dekat dengan dunia digital.

Kepala Dusun Cikopeng, Wasidin memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, turnamen Mobile Legends mampu menjadi sarana yang efektif dalam merangkul dan memberdayakan pemuda desa.

"Kegiatan ini menjadi sarana yang baik untuk menyalurkan minat dan bakat pemuda dalam bidang digital. Selain memberikan hiburan, turnamen ini juga mengajarkan kerja sama tim, sportivitas, dan mempererat hubungan antarwarga, khususnya kalangan pemuda,kegiatan semacam ini baru ada di Desa Kedunggede dan Alhamdulillah para pemuda di desa sini sangatlah antusias,” ungkapnya.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Panitia HUT RI Desa Kedunggede, Ginanjar menyampaikan bahwa kegiatan yang digagas oleh mahasiswa KKN ini turut memeriahkan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia.

"Turnamen Mobile Legends ini menjadi salah satu kegiatan yang mampu menarik partisipasi pemuda. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari upaya pemberdayaan generasi muda desa,karena kegiatan semacam ini baru diadakan di Desa Kedunggede,” ujarnya.

Salah satu peserta dengan nickname SANJI 666 yang berhasil meraih predikat Most Valuable Player (MVP) Final juga mengungkapkan rasa bangganya dapat mengikuti kompetisi tersebut.

"Saya sangat senang bisa berpartisipasi dalam turnamen ini. Selain menambah pengalaman bertanding, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi dengan pemain lain. Semoga ke depan semakin banyak kegiatan e-sport yang positif bagi pemuda desa," tuturnya.

Sementara itu, Koordinator Desa KKN UNUGHA Kelompok 03 menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mahasiswa dalam mendukung pengembangan potensi pemuda melalui media yang dekat dengan kehidupan generasi muda saat ini.

"Melalui turnamen Mobile Legends ini, kami ingin menghadirkan ruang yang positif bagi pemuda untuk berkompetisi secara sehat, mengembangkan kemampuan komunikasi dan kerja sama tim, serta mengenalkan e-sport sebagai salah satu bidang yang memiliki potensi besar apabila dikelola dengan baik," jelasnya.

Adapun hasil yang dicapai dari kegiatan ini antara lain meningkatnya partisipasi pemuda dalam kegiatan desa, tumbuhnya semangat sportivitas dan kerja sama tim, serta terciptanya hubungan yang lebih erat antara mahasiswa KKN dan masyarakat. Kegiatan ini juga menunjukkan bahwa dunia e-sport dapat menjadi media pemberdayaan generasi muda apabila dikelola secara positif dan terarah.

Dengan terselenggaranya Turnamen Mobile Legends ini, diharapkan potensi pemuda Desa Kedunggede dalam bidang e-sport dapat terus berkembang dan menjadi salah satu sarana untuk meningkatkan kreativitas, prestasi, serta partisipasi aktif dalam pembangunan masyarakat berbasis teknologi digital. (Zainul)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....