Regenerasi Pemuda dalam Perayaan Sejit Kongco Kwan Kong di Purwokerto
- 07 Agt 2026 10:59 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purwokerto: Klenteng Hok Tek Bio Purwokerto menggelar peringatan Hari Ulang Tahun (Sejit) Y.M. Kongco Kwan Sing Tee Kun atau yang dikenal luas sebagai Kwan Kong pada tanggal 24 bulan 6 Imlek (Lak Yue Ji Si). Perayaan ini diselenggarakan sebagai ruang pembinaan tradisi sekaligus upaya melestarikan nilai spiritual dan kebudayaan kepada generasi muda Kamis (6/8/26).
Penyuluh Agama Khonghucu Kabupaten Banyumas sekaligus pengurus Klenteng Hok Tek Bio, Tris Nurhayati, menjelaskan bahwa peringatan ini diselenggarakan untuk meneladani sifat-sifat luhur Kwan Kong yang dikenal sebagai sosok pahlawan penjelmaan kesetiaan dan kebenaran (Zhong Yi).
"Hari ini kita menggelar kirab peringatan ulang tahun Yang Mulia Kongco Kwan Sing Tee Kun. Beliau adalah pahlawan besar yang menjunjung tinggi kesetiaan dan kebenaran. Nilai keteladanan Zhong Yi inilah yang kita pegang teguh dan teladani bersama," ujar Tris Nurhayati.

Tris menyampaikan regenerasi dan pelestarian budaya menjadi tantangan tersendiri di tengah modernisasi. mengingat dinamika sosial umat, dan pengakuan Konghucu sebagai agama pada tahun 2000 memberikan lebih ruang kebebasan untuk mengenalkan budaya ini lebih luas.
Pihak pengurus Klenteng kini memiliki inovasi untuk generasi muda, yang menerapkan pendekatan adaptif dengan zaman modern tanpa mengesampingkan pakem ibadah yang sakral.
Dengan memanfaatkan platform digital guna menjangkau anak muda yang lebih akrab dengan media sosial seperti Instagram, Facebook dan tiktok untuk memberikan informasi dan melakukan publikasi. Selain itu, dalam perayaan dan kirab, pengurus memadukan musik tradisional tambur dan kenong dengan musik populer, seperti koplo hingga musik kolaborasi antara musik jawa dengan tionghoa.
Keterlibatan generasi muda terlihat nyata seperti Aldi Arnito, salah seorang pemuda yang ikut serta meramaikan pertunjukan barongsai dan pawai. Aldi mengungkapkan keterlibatannya lahir dari keinginan dan niat untuk melestarikan budaya leluhur. (GIRINDA FATIHU RISQI)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....