AI Dinilai Jadi Peluang Tingkatkan Efisiensi Dunia Pendidikan

  • 07 Agt 2026 10:53 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas - Perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dinilai dapat menjadi peluang untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas pendidikan. Teknologi tersebut dapat dimanfaatkan untuk membantu berbagai pekerjaan guru maupun peserta didik selama digunakan secara adaptif dan bertanggung jawab.

Pengawas Madya SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Imam Tobroni, S. Pd., M. Pd., dalam dialog Purwokerto Menyapa, Kamis (6/8/26), mengatakan AI telah digunakan secara luas oleh berbagai pihak di lingkungan pendidikan, mulai dari guru hingga peserta didik. Menurutnya, Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas melihat perkembangan tersebut sebagai peluang untuk mengakselerasi kualitas pendidikan karena AI dapat membantu pekerjaan menjadi lebih efektif dan efisien.

“Dinas pendidikan melihatnya ini sebuah peluang, artinya sebuah hal yang malah positif untuk mengakselerasi kualitas pendidikan,” kata Imam.

Imam mencontohkan, guru dapat memanfaatkan AI untuk membantu pekerjaan administratif, seperti membuat soal, kisi-kisi, hingga perencanaan pembelajaran. Pemanfaatan tersebut dinilai dapat membantu guru yang selama ini menghadapi beban administrasi cukup besar.

Namun, Imam menegaskan pemanfaatan AI tetap membutuhkan kemampuan adaptasi dari guru. Hasil yang dibuat teknologi tidak boleh langsung digunakan tanpa disesuaikan dengan kondisi nyata peserta didik dan lingkungan sekolah.

Pandangan serupa disampaikan Akademisi Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto, Dr. Edi Santoso. Menurutnya, AI merupakan teknologi yang tidak mungkin sepenuhnya dibendung sehingga masyarakat perlu memiliki kemampuan untuk memanfaatkannya secara bijak.

Edi mengatakan manfaat AI juga dapat dirasakan dalam pekerjaan-pekerjaan teknis, termasuk pembuatan desain. Teknologi tersebut memungkinkan masyarakat yang tidak memiliki keterampilan khusus dalam aplikasi desain untuk menghasilkan materi visual melalui instruksi atau prompt sederhana.

Ia mencontohkan pemanfaatan AI dalam program literasi digital bagi kelompok ibu-ibu PKK. AI dapat digunakan untuk membantu membuat desain produk dan kebutuhan promosi ketika pelaku usaha memiliki keterbatasan anggaran untuk menggunakan jasa desainer.

“Dalam hal-hal seperti ini sangat-sangat penting dan membantu pekerjaan kita membuatnya menjadi lebih efisien,” ujar Edi.

Meski menawarkan berbagai kemudahan, Edi menekankan pentingnya keterampilan dan etika dalam pemanfaatan AI. Menurutnya, teknologi harus tetap ditempatkan sebagai alat bantu sehingga manusia tetap memegang kendali dan bertanggung jawab atas penggunaannya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....