Pramuka UIN Saizu Tanam 150 Pohon di Curug Gomblang
- 05 Agt 2026 16:14 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas: Gerakan Pramuka Gugusdepan Banyumas 26.2833–26.2834 Pangkalan Universitas Islam Negeri (UIN) Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto menggelar aksi penghijauan dengan menanam 150 pohon. Penanaman pohon dilakukan di kawasan Hutan Curug Gomblang, Desa Kalisalak, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas, Minggu (2/8/2026).
Kegiatan bertajuk "Scout for Green 2026: Bersama Pramuka, Selamatkan Semesta" tersebut merupakan bagian dari rangkaian Bulan Bakti Pramuka 2026. Aksi penghijauan dilakukan di kawasan yang dikelola Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas Timur bersama Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Madyo Laras Kalisalak.
Sebanyak 150 bibit tanaman tahunan ditanam, terdiri atas pala (Myristica fragrans), petai (Parkia speciosa), dan jambu biji (Psidium guajava). Ketiga jenis tanaman tersebut dipilih karena memiliki manfaat ekologis sekaligus nilai ekonomi bagi masyarakat.
Kegiatan diikuti oleh 136 peserta Pramuka Penegak dan Pandega serta komunitas pecinta alam dari SMA, SMK, dan MA negeri maupun swasta di Kabupaten Banyumas. Sementara itu, 40 anggota Pramuka UIN Saizu bertugas sebagai panitia atau Sangga Kerja yang mengoordinasikan seluruh rangkaian kegiatan.
Penanaman pohon dilakukan secara simbolis oleh Pembina Gugusdepan Banyumas 26.2833, Musmuallim, bersama Pengurus LMDH Madyo Laras Kalisalak, Hendri. Didampingi petugas Perum Perhutani KPH Banyumas Timur serta Ketua Dewan Racana Sunan Kalijaga–Cut Nyak Dien UIN Saizu.
Pengurus LMDH Madyo Laras Kalisalak, Hendri, mengapresiasi kepedulian para peserta dalam menjaga kelestarian kawasan hutan. Menurutnya, pohon yang ditanam akan memberikan manfaat jangka panjang, baik bagi lingkungan maupun masyarakat sekitar.
"Kegiatan ini sangat membahagiakan bagi kami, karena pohon yang adik-adik tanam berguna untuk kehidupan. Pohon menghasilkan oksigen, menjaga ketersediaan air, sekaligus memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat sekitar," ujarnya.
Ia berharap seluruh bibit yang ditanam dapat tumbuh dengan baik sehingga mampu menjaga kelestarian kawasan hutan Curug Gomblang sekaligus memperkuat konservasi sumber mata air di lereng Gunung Slamet. Pembina Gugusdepan Banyumas 26.2833, Musmuallim, mengatakan kegiatan tersebut merupakan implementasi nilai-nilai kepramukaan dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Menurutnya, gerakan penghijauan menjadi bentuk bakti nyata Pramuka dalam menghadapi tantangan kerusakan lingkungan.
"Menanam pohon bukan hanya soal seremonial, tetapi merupakan bakti anggota Pramuka sebagai investasi untuk masa depan. Kita ingin alam tetap lestari, sumber air terjaga, dan masyarakat terlindungi dari risiko bencana," katanya.
Ia menambahkan, alam yang dinikmati saat ini merupakan warisan dari generasi sebelumnya sehingga menjadi tanggung jawab bersama untuk menjaganya demi keberlangsungan generasi mendatang.
Ketua Panitia, Toriq, berharap Scout for Green dapat menjadi agenda rutin Pramuka UIN Saizu setiap tahun dengan melibatkan lebih banyak pangkalan Pramuka, satuan karya, serta komunitas pecinta alam.
"Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut dan menjadi agenda tahunan Pramuka UIN Saizu. Kolaborasi dengan berbagai pihak menjadi kunci agar gerakan pelestarian lingkungan ini semakin luas manfaatnya," ujarnya.
Selain aksi penanaman pohon, seluruh peserta juga melakukan kegiatan jemput sampah plastik di sepanjang jalur menuju objek wisata Curug Gomblang sebagai upaya menjaga kebersihan kawasan wisata alam.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan Diskusi Alam yang menghadirkan Muhammad Aji sebagai narasumber. Dalam sesi tersebut, peserta mendapatkan edukasi mengenai pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem, mengurangi pencemaran lingkungan, serta membangun budaya hidup ramah lingkungan.
Melalui kegiatan Scout for Green 2026, Pramuka UIN Saizu kembali menegaskan perannya sebagai organisasi kepanduan yang aktif mendorong kepedulian terhadap lingkungan. Kolaborasi antara perguruan tinggi, Perhutani, LMDH, pemerintah, dan komunitas diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang semakin peduli terhadap kelestarian alam sekaligus menginspirasi lahirnya gerakan-gerakan konservasi yang berkelanjutan di Kabupaten Banyumas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....