Purbalingga Hibahkan Lahan untuk Sekolah Nasional Terintegrasi

  • 04 Agt 2026 15:37 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purbalingga – Pemerintah Kabupaten Purbalingga resmi menghibahkan tanah di Kelurahan Bojong, Kecamatan Purbalingga, untuk pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT). Hibah tersebut menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap pemerataan akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat.

Penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) lahan dilakukan Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif bersama Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Suharti, di Gading Serpong, Tangerang, Kamis (30/7/2026).

"Ini wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Purbalingga dalam menghadirkan pendidikan bermutu untuk masyarakat," kata Fahmi.

Fahmi berharap setelah proses hibah selesai, pembangunan SNT dapat segera dilaksanakan sehingga kegiatan pembelajaran bisa dimulai sesuai tahapan yang telah direncanakan. Menurutnya, keberadaan sekolah tersebut diharapkan semakin memperluas kesempatan masyarakat Purbalingga memperoleh pendidikan berkualitas.

"Saya berharap dapat segera beroperasi karena Sekolah Nasional Terintegrasi ini mempunyai tujuan yang sangat baik menghadirkan pendidikan bermutu di Purbalingga," ujarnya.

Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, mengatakan program Sekolah Nasional Terintegrasi merupakan upaya pemerintah untuk mendorong pemerataan pendidikan berkualitas di berbagai daerah. Pemerintah menargetkan penyediaan sebanyak 500 SNT di seluruh Indonesia yang dilakukan secara bertahap.

"Setelah melalui sejumlah tahapan, SNT akan dibangun di 37 lokasi pada 2026 ini dan 17 sekolah di antaranya akan beroperasi pada tahun ajaran 2026/2027," kata Suharti.

Ia menjelaskan SNT akan menerapkan sistem pendidikan yang diarahkan untuk menghasilkan lulusan berkualitas. Keberadaan sekolah tersebut juga diharapkan dapat menjadi rujukan bagi sekolah-sekolah lain di wilayah sekitarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purbalingga, Heru Sriwibowo, mengatakan terdapat tiga kabupaten di Jawa Tengah yang berkomitmen menjadi lokasi pembangunan SNT, yakni Purbalingga, Banyumas, dan Jepara. Untuk Purbalingga, pembangunan direncanakan dimulai pada 2026, sedangkan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) dijadwalkan pada September 2027.

"SNT di Kabupaten Banyumas dan Jepara akan mulai penerimaan murid baru September tahun ini, sedangkan Purbalingga pembangunannya direncanakan mulai 2026 ini dan SPMB pada September 2027," ujarnya.

Dengan hibah lahan tersebut, Pemkab Purbalingga berharap tahapan pembangunan SNT dapat segera berjalan sehingga fasilitas pendidikan baru itu nantinya mampu memperkuat layanan pendidikan sekaligus menjadi rujukan peningkatan mutu sekolah di Kabupaten Purbalingga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....