UPPD Purwokerto Dorong Optimalisasi Aset Pemprov Jateng di Banyumas

  • 01 Agt 2026 10:50 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purwokerto: Pemanfaatan aset milik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang berada di Kabupaten Banyumas dinilai masih belum optimal. Sejumlah aset bahkan belum memberikan kontribusi maksimal karena terkendala kondisi fisik, lokasi, hingga minimnya pemeliharaan.

Kepala UPPD Purwokerto, Erry Raharjono, S.Sos, M.Si, mengatakan pihaknya mendapat tugas untuk mendorong promosi dan pemberdayaan aset milik perangkat daerah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Terutama aset yang sudah tidak lagi digunakan untuk menunjang tugas dan fungsi organisasi.

Menurutnya, pemanfaatan aset tersebut perlu dibedakan antara aset yang masih digunakan untuk menunjang tugas dan fungsi dengan aset yang sudah tidak memberikan kontribusi terhadap operasional organisasi perangkat daerah.

“Di Banyumas, dari data yang telah kami inventarisasi cukup banyak aset yang masih belum optimal dalam hal pemanfaatannya,” ujar Erry.

Untuk mengoptimalkan aset tersebut, UPPD Purwokerto melakukan inventarisasi sekaligus pemetaan lokasi aset. Selanjutnya, aset yang dinilai memiliki potensi akan dikelompokkan berdasarkan skala prioritas untuk segera dipromosikan kepada calon pemanfaat.

Erry menjelaskan, setelah terdapat pihak yang berminat, proses kerja sama pemanfaatan aset selanjutnya akan dibahas bersama badan pengelola keuangan daerah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Namun, upaya optimalisasi aset masih menghadapi sejumlah kendala.

Salah satunya adalah kondisi dan lokasi aset yang kurang strategis sehingga tidak mudah dipasarkan. Selain itu, terdapat aset berupa bangunan yang kondisinya kurang terawat.

Kondisi tersebut membuat sejumlah aset terkesan terbengkalai atau dikategorikan sebagai aset idle, sehingga menyulitkan proses promosi dan pemanfaatannya.

“Kadang kita melihat aset itu posisinya benar-benar tidak menjual atau berada di wilayah yang tidak strategis. Kemudian ada juga bangunan yang tidak terurus atau tidak terawat,” katanya.

UPPD Purwokerto juga masih membutuhkan dukungan dari berbagai mitra dan pemangku kepentingan untuk membantu mempromosikan aset-aset tersebut agar lebih dikenal dan memiliki nilai manfaat ekonomi. Erry berharap optimalisasi pemanfaatan aset milik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dapat berjalan lebih maksimal sehingga mampu memberikan kontribusi terhadap peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).

Menurutnya, peningkatan PAD tersebut pada akhirnya diharapkan dapat mendukung pembiayaan pembangunan dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat di Jawa Tengah. Dengan pengelolaan, pemetaan, serta promosi yang lebih optimal, aset daerah yang selama ini belum produktif diharapkan dapat berubah menjadi sumber penerimaan sekaligus memberikan nilai manfaat bagi pembangunan daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....