Enam Pesantren Binaan BI Purwokerto Ikuti Capacity Building Kewirausahaan
- 28 Jul 2026 15:04 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas – Sebanyak enam pesantren binaan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Purwokerto mengikuti Capacity Building Program Transformasi Kewirausahaan UMKM Terpadu Air Berkah Indonesia (ABI) 2026 yang digelar di Jakarta pada 28–30 Juli 2026. Kegiatan ini diikuti 200 pesantren terpilih dari berbagai daerah sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan syariah melalui pengembangan unit usaha pesantren.
Enam pesantren yang mewakili wilayah kerja KPw BI Purwokerto yakni Pondok Modern Berbasis Zakat (MBZ) Zamzam Cilongok, Pondok Pesantren Darussalam Dukuhwaluh Banyumas, Pondok Pesantren At Taujieh Al Islamy 2 Andalusia Leler Banyumas, Pondok Pesantren Al Mukhtar Adipala Cilacap, Pondok Pesantren Minhajut Tholibin Kembangan Purbalingga, serta Pondok Pesantren Miftahul Huda Pesawahan Rawalo Banyumas. Seluruhnya merupakan pengelola unit usaha Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) yang selama ini mendapat pendampingan dari Bank Indonesia.

Direktur Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah (DEKS) Bank Indonesia, Suryono, mengatakan penguatan kewirausahaan pesantren merupakan bagian dari visi Bank Indonesia untuk mendorong Indonesia menjadi pusat ekonomi dan keuangan syariah dunia. Menurutnya, pesantren memiliki potensi besar sebagai pusat pertumbuhan ekonomi berbasis syariah melalui pengelolaan unit usaha yang profesional dan berkelanjutan.
Selama tiga hari, para peserta mendapatkan pembekalan mengenai manajemen usaha, strategi pengembangan bisnis, tata kelola keuangan, pemasaran, berbagi praktik terbaik (success story), hingga kunjungan lapangan ke pesantren yang telah berhasil mengembangkan unit usahanya.
Salah satu peserta, Solikhin, pengelola AMDK Ar Royyan dari Pondok Pesantren At Taujieh Al Islamy 2 Andalusia Banyumas, mengaku memperoleh banyak wawasan baru dari kegiatan tersebut. Menurutnya, program ini tidak hanya meningkatkan kapasitas dalam mengelola usaha, tetapi juga membuka peluang membangun jejaring dengan pengelola unit usaha pesantren dari berbagai daerah.
Melalui kegiatan ini, Bank Indonesia berharap semakin banyak pesantren yang mampu mengembangkan unit usaha secara mandiri, inovatif, dan berdaya saing, sehingga dapat berkontribusi dalam memperkuat ekonomi syariah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....