Konsistensi Jadi Kunci Sukses Kembangkan Usaha Abon BiBiNe
- 24 Jul 2026 15:54 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purwokerto - Usaha kuliner tidak selalu harus dimulai dengan modal besar. Dengan memanfaatkan potensi bahan baku lokal, ketekunan, dan menjaga kualitas produk, pelaku UMKM mampu mengembangkan usahanya hingga menembus pasar luar daerah hingga mancanegara.
Owner Abon BiBiNe, Nani Yuningsih mengatakan bahwa usahanya berawal dari kegemarannya mengonsumsi abon dan mengikuti pelatihan pengolahan hasil perikanan pada 2016. Setelah sempat vakum, usaha tersebut mulai berkembang pada 2018 dengan modal kecil untuk memproduksi abon lele.
Nani menjelaskan, Abon BiBiNe memanfaatkan ikan lele segar dari pembudidaya di wilayah Desa Karangnangka, Kecamatan Kedung Banteng, Banyumas. Selain abon lele, produk yang dikembangkan meliputi abon ayam, tuna, salmon, hingga camilan tortilla berbahan duri lele sebagai bentuk inovasi sekaligus pemanfaatan limbah hasil produksi.
"Kami selalu menggunakan ikan segar dan tanpa bahan pengawet. Yang membedakan, abon kami dibuat lebih renyah atau crispy sehingga punya cita rasa khas," kata Nani.
Menurutnya, menjaga kualitas menjadi kunci agar pelanggan tetap percaya. Seluruh proses produksi dilakukan dengan standar operasional yang baku, mulai dari takaran bumbu hingga pengolahan, sehingga rasa produk tetap konsisten meski diproduksi dalam jumlah besar.
"Semua bumbu sudah ada SOP-nya, jadi setiap produksi rasanya harus tetap sama. Saya juga lebih memilih membuang produk yang tidak sesuai standar daripada mengecewakan konsumen," kata Nani.
Berkat konsistensi tersebut, Abon BiBiNe kini telah dipasarkan ke berbagai daerah melalui reseller, media sosial, dan marketplace. Produknya juga telah masuk ke sejumlah toko ritel serta pernah dikirim hingga Australia dan Hong Kong untuk memenuhi permintaan pelanggan. Meski demikian,
Nani mengakui tantangan masih dirasakan, terutama ketika penjualan menurun dan sistem pembayaran konsinyasi membuat perputaran modal menjadi lebih lambat. Nani berharap semakin banyak masyarakat yang berani memulai usaha meski dengan modal terbatas.
"Modal tidak harus besar. Yang penting optimis, semangat, konsisten, dan terus menjaga kualitas produk agar pelanggan mau kembali membeli," kata Nani.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....