BPBD Banyumas Ajukan Status Siaga Kekeringan

  • 24 Jul 2026 13:22 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas - BPBD Kabupaten Banyumas mengusulkan penetapan status siaga kekeringan dan kebakaran hutan serta lahan (karhutla) kepada Bupati Banyumas menyusul meningkatnya dampak musim kemarau di sejumlah wilayah. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi potensi kekeringan yang diperkirakan berlangsung lebih panjang tahun ini.

Kepala Pelaksana BPBD Banyumas, Dwi Irawan Sukma, mengatakan pihaknya juga telah menggelar rapat koordinasi lintas sektor untuk memperkuat upaya mitigasi karhutla. Selain itu, penanganan kekeringan menjadi prioritas melalui penyaluran bantuan air bersih ke desa-desa terdampak.

"Kami sudah melaksanakan rapat koordinasi lintas sektoral dan juga mengajukan rekomendasi siaga kekeringan serta karhutla kepada Bupati Banyumas," kata Dwi Irawan.

Data BPBD Banyumas menunjukkan hingga 20 Juli 2026 terdapat 16 desa dan kelurahan di sembilan kecamatan yang mengalami kekeringan. Sebanyak 4.187 kepala keluarga atau 13.737 jiwa terdampak dan telah menerima bantuan air bersih sebanyak 56 ritase atau 278 ribu liter.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Banyumas, Abdul Ladjis, mengatakan data tersebut menjadi dasar BPBD dalam menentukan prioritas penanganan sekaligus memetakan kebutuhan bantuan air bersih di wilayah terdampak.

BPBD Banyumas terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan musim kemarau dan memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah maupun instansi terkait. Langkah tersebut diharapkan mampu mempercepat penanganan apabila dampak kekeringan semakin meluas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....