KORMI Purbalingga Dilantik, Olahraga Masyarakat Didorong Perkuat Sport Tourism

  • 20 Jul 2026 12:19 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purbalingga: Kabupaten Purbalingga resmi memiliki kepengurusan pertama Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI). Pelantikan Pengurus KORMI Kabupaten Purbalingga periode 2025–2029 digelar di Indragiri Hall Hotel Owabong, Bojongsari, Minggu (19/7/2026), sebagai tonggak baru dalam pengembangan olahraga masyarakat di daerah tersebut.

Pelantikan dihadiri Wakil Bupati Purbalingga Dimas Prasetyahani yang mewakili Bupati Purbalingga. Dalam sambutannya, Dimas menyampaikan apresiasi atas terbentuknya KORMI sebagai wadah yang diharapkan mampu meningkatkan budaya hidup sehat sekaligus mengembangkan olahraga rekreasi dan olahraga tradisional di tengah masyarakat.

"Selamat atas kepemimpinan pertama KORMI di Purbalingga. Ini adalah sejarah. Pemerintah Daerah siap bersinergi dan berkolaborasi dengan KORMI. Sebagai bentuk dukungan, pada tahun 2026 kami memberikan hibah kepada KORMI," kata Dimas.

Menurutnya, kehadiran KORMI diharapkan dapat mendorong semakin banyak masyarakat berpartisipasi dalam olahraga rekreasi yang dapat diikuti seluruh kalangan, mulai dari anak-anak hingga lansia. Selain menyehatkan masyarakat, berbagai induk organisasi olahraga (Inorga) yang berada di bawah naungan KORMI juga dinilai berperan dalam melestarikan olahraga tradisional.

Lebih jauh, Dimas menilai olahraga masyarakat memiliki potensi besar untuk mendukung sektor pariwisata. Sejalan dengan tema Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Purbalingga Tahun 2027 yang mengusung pariwisata berkelanjutan, ia mendorong KORMI mengembangkan konsep sport tourism melalui penyelenggaraan berbagai kegiatan olahraga.

"Ke depan tema RKPD Purbalingga tahun 2027 adalah pariwisata berkelanjutan. Silakan hidupkan sport tourism karena hotel-hotel di Purbalingga juga sudah mumpuni," ujarnya.

Ketua KORMI Kabupaten Purbalingga, Tenny Juliawaty, menjelaskan organisasi yang dipimpinnya baru terbentuk pada 2025 sebagai tindak lanjut berkembangnya berbagai Inorga di Kabupaten Purbalingga sejak 2024. Ia menegaskan, KORMI memiliki kedudukan yang sejajar dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI), namun memiliki fokus yang berbeda, yakni pada pengembangan olahraga masyarakat.

"KORMI akan terus bersinergi dengan pemerintah dan berkolaborasi untuk menyehatkan bangsa. Kalau tubuh kita sehat, kita akan mewujudkan Purbalingga yang kuat," katanya.

Menurut Tenny, KORMI memiliki tugas mengoordinasikan berbagai Inorga di Purbalingga, mengembangkan olahraga rekreasi, melestarikan olahraga tradisional. Sekaligus menjadikan olahraga masyarakat sebagai sarana pembentukan karakter serta meningkatkan indeks kesehatan masyarakat.

Sementara itu, Ketua KORMI Jawa Tengah, Edi Purwanto, menjelaskan bahwa sistem olahraga nasional terbagi dalam tiga pilar, yakni olahraga pendidikan, olahraga masyarakat, dan olahraga prestasi. KORMI, kata dia, menjadi wadah pengembangan olahraga masyarakat melalui berbagai festival olahraga yang melibatkan partisipasi masyarakat secara luas.

"Kalau di KONI ada kejuaraan, di KORMI ada festival olahraga masyarakat. Festival ini akan memberikan multiplier effect yang luar biasa sekaligus mengawal pengembangan sport tourism," kata Edi.

Dengan terbentuknya kepengurusan perdana KORMI Kabupaten Purbalingga, diharapkan olahraga masyarakat tidak hanya menjadi sarana meningkatkan kebugaran dan kualitas hidup warga. Tetapi juga mampu menjadi penggerak ekonomi daerah melalui pengembangan sport tourism serta pelestarian olahraga tradisional yang menjadi kekayaan budaya lokal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....