Damkar Banyumas Catat 84 Kasus Kebakaran hingga Juli 2026, Warga Diminta Waspada
- 14 Jul 2026 15:46 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas: UPT Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Banyumas mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan maupun permukiman seiring memasuki musim kemarau. Meski tren kejadian kebakaran dalam beberapa tahun terakhir cenderung menurun, peningkatan mulai terlihat pada awal musim kemarau tahun ini.
Komandan Regu 1 UPT Damkar Kabupaten Banyumas, Dwi Kusumo Ponco, mengatakan berdasarkan data tiga tahun terakhir, jumlah kejadian kebakaran menunjukkan tren penurunan. Pada 2023 tercatat sebanyak 185 kasus kebakaran, kemudian turun menjadi 145 kasus pada 2024, dan kembali menurun menjadi 111 kasus sepanjang 2025.
"Sampai pertengahan tahun 2026, tepatnya memasuki Juni hingga Juli, sudah terjadi 84 kasus kebakaran. Kalau melihat grafik memang cenderung menurun dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, tetapi memasuki musim kemarau, khususnya Juni dan Juli, mulai terjadi peningkatan," ujarnya.
Ponco menjelaskan, sepanjang Juli 2026 saja sudah tercatat 12 kejadian kebakaran. Kondisi tersebut menjadi indikasi bahwa awal musim kemarau mulai meningkatkan risiko terjadinya kebakaran di berbagai wilayah Kabupaten Banyumas.
Menurutnya, jenis kebakaran yang paling sering ditangani petugas Damkar masih didominasi kebakaran rumah tinggal atau permukiman penduduk. Selain itu, petugas juga kerap menangani kebakaran lahan, tumpukan sampah, kendaraan bermotor, pabrik, hingga tempat-tempat usaha.
"Kasus kebakaran yang paling banyak kami tangani adalah kebakaran rumah tinggal atau permukiman. Selain itu juga ada kebakaran lahan, tumpukan sampah, kendaraan bermotor, pabrik, maupun tempat usaha," katanya.
Memasuki musim kemarau, Damkar Banyumas mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan api maupun peralatan listrik, serta tidak melakukan pembakaran lahan atau sampah secara sembarangan. Langkah pencegahan dinilai menjadi kunci untuk mengurangi risiko kebakaran yang berpotensi mengancam keselamatan jiwa maupun menimbulkan kerugian material.
UPT Damkar Kabupaten Banyumas juga mengajak masyarakat untuk segera melaporkan apabila melihat adanya titik api atau kejadian kebakaran agar dapat segera ditangani sebelum meluas. Dengan meningkatnya kewaspadaan dan kepedulian bersama, diharapkan angka kejadian kebakaran selama musim kemarau dapat terus ditekan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....