BBPTUHPT Baturraden Benahi Tata Kelola, Perketat Pengawasan Produksi Susu
- 13 Jul 2026 16:11 WIB
- Purwokerto
RRI. CO.ID, Banyumas– Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BBPTUHPT) Baturraden bergerak cepat melakukan pembenahan menyeluruh setelah muncul indikasi fraud dalam tata kelola penjualan susu. Beragam langkah strategis langsung diterapkan, mulai dari perombakan manajemen, pengetatan sistem operasional, hingga digitalisasi pengawasan produksi dan distribusi susu.
Kepala BBPTUHPT Baturraden, Dani Kusworo, mengatakan pembenahan diawali dengan penyegaran jajaran sumber daya manusia yang mengelola balai. Penataan struktur organisasi dilakukan untuk memastikan setiap lini dipimpin oleh personel yang profesional, berintegritas, dan memiliki komitmen kuat terhadap tata kelola yang bersih.
"Langkah ini menjadi bagian dari upaya kami membangun sistem kerja yang lebih transparan, akuntabel, dan bebas dari penyimpangan," ujarnya dalam keterangan pers Senin ( 13/7/2026).
Tak hanya menyasar aspek manajemen, pembenahan juga dilakukan pada proses produksi. Menurutnya BBPTUHPT Baturraden menerapkan standar operasional prosedur (SOP) baru yang lebih ketat dalam pemberian pakan dan pemeliharaan sapi perah. Kebijakan tersebut diharapkan mampu meningkatkan efisiensi pemanfaatan pakan sekaligus mengoptimalkan produktivitas ternak.
Di sisi hilir, pengawasan kini diperkuat melalui sistem digital berbasis pemantauan real time. Seluruh data produksi, mulai dari proses pemerahan hingga penjualan susu, dicatat dan direkonsiliasi setiap hari. Sistem tersebut diterapkan untuk memastikan seluruh proses berjalan transparan serta meminimalkan potensi manipulasi data.
Selain pembenahan internal, manajemen juga mengusulkan penyesuaian harga jual susu kepada Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementerian Pertanian. Usulan itu diharapkan dapat menciptakan mekanisme harga yang lebih rasional, kompetitif, dan sesuai dengan kondisi di lapangan.
Menurut Dani, rangkaian pembenahan tersebut justru berdampak positif terhadap kinerja balai. Produksi susu segar mengalami peningkatan, baik dari sisi kuantitas maupun kualitas. Produk susu Raden Milki kini diproduksi dengan standar mutu dan higienitas yang lebih baik melalui sistem kerja yang semakin tertata.
Data yang ada di BBPTUHPT Baturraden, Peningkatan produksi susu 2024 : 1.728.000 liter. Pada tahun 2025 :2.269.000 liter, dan
Januari - Juni 2026 : 1.235.000 liter.
Untuk bibit sapi perah pada 2024 sebanyak 556 ekor, pada tahun 2025 terdapat t 558 ekor. Sedangkan dari Januari - Juni 2026 sudah ada 373 ekor.
"Momentum ini menjadi penguat bagi kami untuk terus membangun institusi yang profesional, transparan, dan dipercaya masyarakat. Kami ingin BBPTUHPT Baturraden menjadi contoh pengelolaan peternakan yang berintegritas sekaligus mendukung pemenuhan gizi masyarakat," kata Dani.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....