Lulusan BLK Purbalingga 80 Persen Langsung Direkrut Industri

  • 08 Jul 2026 14:07 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purbalingga - Harapan mendapatkan pekerjaan kini tak lagi sekadar impian bagi puluhan warga Purbalingga. Sebanyak 80 peserta pelatihan di UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Purbalingga langsung diterima bekerja di PT Sansan Saudaratex Jaya 8 Banyumas setelah menuntaskan pelatihan berbasis kebutuhan industri.

Program pelatihan yang dibarengi penempatan kerja tersebut menjadi langkah nyata Pemerintah Kabupaten Purbalingga dalam menjembatani kebutuhan tenaga kerja terampil dengan permintaan dunia usaha dan industri.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Purbalingga, Mukodam, mengatakan program tersebut merupakan implementasi program unggulan Bupati dan Wakil Bupati Purbalingga, "Kepenak Ngodene". Melalui program itu, masyarakat tidak hanya memperoleh keterampilan, tetapi juga kesempatan kerja secara langsung melalui kemitraan dengan berbagai perusahaan.

"Ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam mewujudkan Kepenak Ngodene. Masyarakat tidak hanya mendapatkan pelatihan, tetapi juga dipersiapkan agar memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri," kata Mukodam saat melepas peserta di Pendopo Dipokusumo, Rabu (8/7/2026).

Menurutnya, pemerintah terus memperluas kerja sama dengan sejumlah perusahaan agar lulusan pelatihan dapat langsung terserap ke dunia kerja. Selain itu, peserta juga dibekali sertifikat kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) sebagai pengakuan atas kemampuan yang dimiliki sekaligus meningkatkan daya saing di pasar kerja.

Upaya tersebut dinilai mulai menunjukkan hasil. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kabupaten Purbalingga tercatat turun dari 4,96 persen pada 2024 menjadi 4,83 persen pada 2025.Tak hanya bidang garmen, BLK Purbalingga juga membuka pelatihan tata rias, servis AC, pengelasan, hingga servis sepeda motor.

Beragam kejuruan tersebut disusun berdasarkan kebutuhan industri sehingga peserta memiliki peluang lebih besar untuk bekerja maupun membuka usaha secara mandiri.Mukodam mengingatkan para peserta agar menjaga kepercayaan yang telah diberikan pemerintah dan perusahaan dengan menunjukkan kompetensi, disiplin, serta etos kerja yang baik.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala BLK Purbalingga, Kusworo, menjelaskan sepanjang 2026 pihaknya telah melatih 320 peserta melalui pendanaan APBD dan APBN. Pelatihan difokuskan pada bidang-bidang yang memiliki permintaan tinggi di dunia usaha, seperti garmen, servis sepeda motor, tata rias, servis AC, dan pengelasan.

Bagi para peserta, program tersebut menjadi titik awal untuk membangun masa depan yang lebih baik. Akbar, peserta asal Desa Kramat, mengaku bersyukur karena dapat langsung memperoleh pekerjaan usai mengikuti pelatihan.

"Alhamdulillah senang sekali bisa mendapatkan pekerjaan. Mencari kerja sekarang memang tidak mudah, jadi kesempatan ini sangat berarti bagi saya. Semoga bisa bekerja dengan baik dan terus berkembang," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....