BI Purwokerto Jangkau Desa 3T di Cilacap, Tukar Uang Lusuh hingga Kampung Laut
- 07 Jul 2026 10:31 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Cilacap : Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Purwokerto melakukan program Kas Keliling 3T (Terdepan, Terluar, dan Terpencil), dengan menyambangi Desa Ujung Alang, Kecamatan Kampung Laut, dan Kelurahan Kutawaru, Kecamatan Cilacap Tengah, Kabupaten Cilacap, Senin (6/7/2026).
Kegiatan tersebut bertujuan memastikan masyarakat di wilayah yang sulit dijangkau tetap memperoleh layanan penukaran Uang Layak Edar (ULE), sekaligus menarik Uang Tidak Layak Edar (UTLE) dari peredaran.
Desa Ujung Alang dipilih karena merupakan salah satu wilayah yang hanya dapat diakses melalui jalur laut di kawasan Laguna Segara Anakan. Kondisi geografis tersebut membuat akses layanan perbankan bagi masyarakat menjadi terbatas.
Di mana perjalanan dari Kota Cilacap menuju ke Desa ini memerlukan waktu sekitar 1,5 jam menggunakan perahu compreng.
Deputi Kepala Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia Purwokerto, Mahdi Abdillah mengatakan, kegiatan ini secara rutin telah dilaksanakan BI Purwokerto ke daerah-daerah terpencil di Cilacap.
"Ini yang ketiga tahun ini, rencananya ada empat kali. Jadi kita lepas ekspedisi teman-teman nanti akan mengedarkan uang Rupiah layak edar di wilayah Kampung Laut dan sekitarnya, Jadi harapan kami sebagai pelaksana tugas kami di Bank Indonesia untuk memberikan uang layak edar kepada masyarakat, termasuk di daerah 3T sebagai wujud komitmen kami, kami melakukan ekspedisi kas keliling 3T ini," katanya.
Sebelum bertugas, Tim Kas Keliling 3T secara simbolis dilepas melalui penyematan topi dan rompi oleh Plt. Bupati Cilacap bersama Deputi Perwakilan BI Purwokerto kepada perwakilan petugas.
Kegiatan ini menjadi rangkaian dari agenda Festival Nelayan Cilacap sekaligus peringatan Hari Tanpa Kantong Plastik Sedunia dengan aksi bersih pantai Teluk Penyu, juga pelepasan 50 ekor tukik, hingga edukasi cinta rupiah, hingga edukasi pengelolaan sampah.
Selanjutnya, tim menempuh perjalanan menggunakan perahu dari Pantai Teluk Penyu Cilacap menuju Desa Ujung Alang. Selain melayani masyarakat di Kampung Laut, layanan penukaran uang juga dilakukan di Kelurahan Kutawaru yang sama-sama berada di kawasan Segara Anakan Cilacap.
Antusiasme masyarakat terlihat tinggi. Salah seorang warga Lempong Pucung, Desa Ujung Alang, Yuli, mengaku sangat terbantu dengan adanya layanan penukaran uang di desanya.
Menurutnya, selama ini ia harus menempuh perjalanan laut sekitar satu setengah jam menuju Kota Cilacap jika ingin menukarkan uang di bank, terutama menjelang Hari Raya Idulfitri.
"Saya menukar Rp10 juta untuk kebutuhan sehari-hari, jajan anak, belanja, dan lainnya. Biasanya kalau mau tukar uang harus ke bank di Kota Cilacap, perjalanannya sekitar satu setengah jam lewat laut. Kalau layanan dari BI seperti ini tahun ini sudah beberapa kali," kata Yuli yang berprofesi sebagai guru.
Melalui kegiatan Kas Keliling 3T ini, Bank Indonesia berharap masyarakat di wilayah terpencil semakin mudah memperoleh uang Rupiah layak edar, sekaligus meningkatkan kecintaan dan kepedulian masyarakat terhadap Rupiah sebagai simbol kedaulatan negara.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....