Nasi Kebuli UMP Padukan Kewirausahaan, Kepedulian Sosial, dan Promosi Budaya

  • 04 Jul 2026 20:55 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas: Produk kewirausahaan mahasiswa Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Nasi Kebuli AJB, terus menarik perhatian, bahkan hingga mancanegara. Hal itu terlihat dari kunjungan keluarga asal Australia yang tidak hanya mencicipi hidangan khas tersebut, tetapi juga mengikuti berbagai kegiatan sosial bersama mahasiswa UMP di lingkungan Muhammadiyah.

Kunjungan yang berlangsung pada 22–23 Mei 2026 itu menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kuliner Indonesia sekaligus mempererat hubungan budaya melalui kegiatan sosial. Agenda diawali dengan kunjungan ke Panti Asuhan Muhammadiyah Purwokerto, tempat rombongan berbagi hidangan Nasi Kebuli AJB bersama para santri serta memberikan motivasi agar terus semangat belajar dan menghafal Al-Qur'an.

Pengelola sekaligus keluarga besar Nasi Kebuli AJB, Fadil Fadurahman, mengatakan kegiatan tersebut mencerminkan komitmen mahasiswa UMP dalam mengembangkan usaha yang tidak semata berorientasi pada keuntungan, tetapi juga memberi dampak positif bagi masyarakat.

"Alhamdulillah kami sangat bersyukur dapat menerima kunjungan keluarga Ibu Erwina dari Australia. Melalui kegiatan ini kami ingin menunjukkan bahwa Nasi Kebuli AJB bukan sekadar produk kuliner, tetapi juga menjadi sarana berbagi manfaat sekaligus memperkenalkan nilai-nilai kepedulian sosial yang tumbuh di lingkungan Muhammadiyah," ujarnya dalam keterangan yang diterima RRI, Sabtu (4/7/2026).

Menurut Fadil, suasana kebersamaan semakin terasa ketika tamu dari Australia berinteraksi langsung dengan para santri. Dalam kesempatan tersebut, mereka berdiskusi mengenai pendidikan, budaya, hingga pentingnya menumbuhkan semangat belajar di tengah perkembangan global.

Selain mengikuti kegiatan sosial, rombongan juga diajak mengunjungi sejumlah destinasi wisata unggulan di Banyumas dan sekitarnya, seperti Menara Pandang Teratai, kawasan wisata Baturraden, hingga pesisir selatan Kabupaten Cilacap. Kunjungan tersebut menjadi sarana untuk memperkenalkan potensi pariwisata serta kekayaan budaya lokal kepada tamu mancanegara.

Salah seorang tamu asal Australia, Erwina, mengaku terkesan dengan sambutan hangat yang diberikan keluarga besar Nasi Kebuli AJB maupun masyarakat Purwokerto.

"Kami merasa disambut seperti keluarga sendiri. Momen berbagi kebahagiaan bersama adik-adik di Panti Asuhan Muhammadiyah menjadi pengalaman yang sangat berkesan. Semoga mereka semakin semangat belajar dan menghafal Al-Qur'an," katanya.

Erwina juga mengaku menikmati cita rasa khas Nasi Kebuli AJB. Bahkan, ia berharap hidangan tersebut dapat diperkenalkan lebih luas kepada masyarakat Australia.

"Insya Allah kami ingin mengundang keluarga besar Nasi Kebuli AJB datang ke Australia untuk memasakkan hidangan khas ini di sana. Rasanya sangat istimewa dan layak dikenal masyarakat internasional," ungkapnya.

Hal senada disampaikan Faiz Fahrudin dari keluarga besar Nasi Kebuli AJB. Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk terus mengembangkan usaha berbasis kewirausahaan sosial yang mampu memberi manfaat lebih luas.

"Kami berharap Nasi Kebuli AJB tidak hanya mampu menembus pasar internasional, tetapi juga terus menghadirkan manfaat sosial melalui berbagai kegiatan kemanusiaan dan pemberdayaan masyarakat," ujarnya.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan kunjungan ke rumah produksi Nasi Kebuli AJB di Purwokerto. Di lokasi tersebut, rombongan melihat secara langsung proses produksi yang higienis, pengolahan rempah-rempah autentik, hingga tata kelola usaha yang dijalankan oleh mahasiswa Fakultas Agama Islam UMP.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....