LSP UMP Raih Hibah Sertifikasi Kompetensi Vokasi 2026
- 07 Jul 2026 15:34 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas - Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) berhasil meraih Hibah Program Sertifikasi Kompetensi dan Profesi Mahasiswa Vokasi Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Penetapan tersebut tercantum dalam Surat Pengumuman Nomor 2247/DST/B2/DT.02.00/2026 tertanggal 23 Juni 2026 mengenai perguruan tinggi penerima pendanaan Program Sertifikasi Kompetensi dan Profesi Mahasiswa Vokasi Tahun 2026.
Berdasarkan pengumuman tersebut, UMP menjadi salah satu dari 58 perguruan tinggi penyelenggara pendidikan vokasi di Indonesia yang dinyatakan lolos seleksi dan berhak memperoleh pendanaan program.
Program hibah ini bertujuan mendukung pelaksanaan sertifikasi kompetensi bagi mahasiswa vokasi agar memiliki pengakuan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).
Melalui program tersebut, sebanyak 45 mahasiswa Program Studi Diploma III Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UMP akan mengikuti uji kompetensi pada tahun 2026 melalui LSP UMP.
Dengan dukungan ini, mahasiswa berkesempatan memperoleh sertifikat kompetensi yang diakui secara nasional sebagai bekal dalam menghadapi persaingan dunia kerja.
Direktur LSP UMP, Ridho Muktiadi, S.Kom., M.Kom., menyampaikan bahwa keberhasilan LSP UMP memperoleh hibah tersebut mencerminkan kepercayaan pemerintah terhadap kualitas penyelenggaraan sertifikasi kompetensi yang selama ini dijalankan oleh LSP UMP. Menurutnya, keberhasilan memperoleh hibah ini merupakan bentuk kepercayaan pemerintah terhadap kualitas penyelenggaraan sertifikasi kompetensi di LSP UMP.
Menurut Ridho, di tengah persaingan dunia kerja yang semakin kompetitif, sertifikat kompetensi menjadi bukti bahwa lulusan tidak hanya memiliki pengetahuan, tetapi juga telah teruji sesuai standar profesi
“Bagi kami, hibah ini bukan sekadar pendanaan, tetapi menjadi momentum untuk memperluas akses mahasiswa vokasi dalam memperoleh sertifikat kompetensi yang diakui secara nasional,” ujar Ridho.
Ridho menambahkan, sebagai lembaga yang telah mengantongi lisensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), LSP UMP terus berkomitmen menyelenggarakan sertifikasi kompetensi secara profesional, independen, dan kredibel sesuai Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) maupun standar kompetensi lain yang diakui. Komitmen tersebut diperkuat dengan pengembangan kapasitas kelembagaan yang berkelanjutan.
Saat ini LSP UMP memiliki 12 skema sertifikasi aktif serta empat skema baru sertifikasi baru. Selain itu, LSP UMP didukung oleh 52 asesor kompetensi berlisensi BNSP dan 12 Tempat Uji Kompetensi (TUK) yang tersebar di berbagai program studi sesuai bidang keahlian masing-masing.
“Ketersediaan skema sertifikasi, asesor, dan TUK tersebut menjadi modal penting bagi LSP UMP dalam memberikan layanan sertifikasi yang berkualitas sekaligus memperluas akses mahasiswa untuk memperoleh pengakuan kompetensi sesuai kebutuhan dunia kerja,” tuturnya.
| Baca juga: Dosen UMP Raih SINTA Score Tertinggi se-PTMA |
Ridho berharap, dukungan hibah dari pemerintah dapat memperluas pelaksanaan sertifikasi sehingga semakin banyak lulusan mahasiswa vokasi yang memperoleh kesempatan mengikuti uji kompetensi. Dengan demikian, lulusan UMP diharapkan memiliki keunggulan kompetitif yang lebih baik saat memasuki dunia profesional.
“Di era persaingan global, sertifikat kompetensi telah menjadi salah satu indikator penting yang menunjukkan bahwa kemampuan seseorang telah diuji secara objektif oleh lembaga sertifikasi yang berwenang. Oleh karena itu, sertifikasi kompetensi tidak hanya meningkatkan kepercayaan dunia industri terhadap lulusan, tetapi juga menjadi nilai tambah dalam proses rekrutmen, pengembangan karier, maupun pengembangan kewirausahaan,” kata Ridho.
Lebih lanjut, Ia menyampaikan bahwa keberhasilan memperoleh hibah ini menjadi motivasi bagi LSP UMP untuk terus meningkatkan mutu layanan sertifikasi, memperluas kemitraan dengan dunia usaha dan dunia industri, serta mengembangkan skema sertifikasi yang selaras dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan pasar kerja.
Melalui capaian ini, LSP UMP semakin menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia melalui sertifikasi kompetensi yang terpercaya.
Ke depan, LSP UMP menargetkan semakin banyak program studi, baik vokasi maupun akademik, yang memanfaatkan layanan sertifikasi kompetensi sebagai bagian dari upaya meningkatkan upaya kualitas lulusan. Dengan dukungan pemerintah dan komitmen universitas, sertifikasi kompetensi diharapkan dapat menjadi budaya mutu yang melekat pada setiap lulusan UMP sehingga mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....