Ribuan Pelari Sukses Finis di Kebumen Geopark Trail Run 2026
- 02 Jul 2026 11:04 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Kebumen: Sebanyak 1.240 peserta berhasil menyelesaikan ajang Kebumen Geopark Trail Run (KGTR) 2026 hingga batas akhir waktu perlombaan. Ribuan pelari tersebut berasal dari empat kategori yang dipertandingkan, mulai dari jarak pendek hingga ultra marathon.
Ketua Panitia KGTR 2026, Leonardus Bagus Pambudi, mengatakan total finisher terbagi dalam empat kategori lomba, yakni 7 kilometer, 17 kilometer, 30 kilometer, dan ultra 50 kilometer.
Pada kategori 7 kilometer, tercatat 329 peserta berhasil mencapai garis finis dari total 409 peserta yang terdaftar. Sementara di kategori 17 kilometer, sebanyak 549 peserta sukses menyelesaikan lomba dari 600 pendaftar.
Untuk kategori 30 kilometer, dari 300 peserta yang mengikuti perlombaan, sebanyak 240 pelari mampu menyelesaikan lintasan. Sedangkan pada kategori ultra 50 kilometer, sebanyak 145 peserta berhasil finis dari total 200 peserta.
“Peserta yang mencapai finis berhak memperoleh medali berbentuk genteng Soka,” ujar Leonardus, Senin (29/6/2026).
Ajang KGTR 2026 tidak hanya menjadi kompetisi olahraga lari lintas alam, tetapi juga berdampak pada sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat lokal.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kebumen, Frans Haedar, menyebut kebutuhan akomodasi peserta, khususnya homestay, telah didukung oleh kelompok sadar wisata (Pokdarwis) di sejumlah desa.
Menurutnya, Pokdarwis memberikan pendampingan kepada pengelola homestay agar mampu memenuhi standar pelayanan, mulai dari kebersihan kamar, fasilitas mandi dan cuci, hingga kebutuhan dasar lainnya.
Meski demikian, Frans mengakui tingkat hunian homestay di kawasan Geopark Kebumen masih sangat bergantung pada penyelenggaraan event wisata seperti KGTR.
Di luar momentum event, homestay di kawasan tersebut masih menghadapi persaingan dengan penginapan yang berada di destinasi wisata pantai.
Pemerintah daerah berharap gelaran KGTR dapat terus menjadi agenda tahunan yang tidak hanya mendorong sport tourism, tetapi juga menggerakkan perekonomian masyarakat melalui sektor jasa wisata dan akomodasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....