Dinas Pendidikan Banyumas Ajak Orang Tua Batasi Gadget Saat Libur Sekolah

  • 24 Jun 2026 08:55 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas: Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi penggunaan gadget oleh anak selama masa liburan sekolah. Hal ini menyusul meningkatnya intensitas penggunaan gadget yang kerap terjadi saat anak memiliki lebih banyak waktu luang di rumah.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Wahyu Adhi Fibrianto, S.STP., M.AP., mengatakan gadget pada dasarnya bukanlah sesuatu yang harus dijauhi. Tetapi melainkan alat yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung proses belajar dan mencari informasi.

“Gadget itu sebenarnya alat, bukan musuh. Bisa digunakan untuk mencari informasi dan membantu pembelajaran. Yang menjadi perhatian adalah ketika penggunaannya tidak lagi memiliki batasan, terutama saat liburan sekolah,” ujarnya.

Menurut Wahyu, anak usia sekolah, mulai dari pra-SD hingga remaja, berada dalam fase yang membutuhkan keseimbangan antara aktivitas digital dan aktivitas fisik. Karena itu, libur sekolah seharusnya menjadi momentum bagi anak untuk mengeksplorasi kegiatan lain yang lebih produktif.

Ia menjelaskan, meskipun saat ini belum ada aturan khusus dari Kementerian Pendidikan terkait pembatasan penggunaan gadget selama libur sekolah, orang tua tetap diharapkan mampu menerapkan pola pengawasan secara mandiri di rumah.

Sebagai alternatif, Dinas Pendidikan Banyumas mendorong orang tua untuk melibatkan anak dalam berbagai aktivitas ringan, seperti membantu pekerjaan rumah, berolahraga, hingga menyalurkan hobi di luar rumah.

“Anak-anak bisa diajak bersepeda, jalan-jalan di lingkungan sekitar, atau merawat hewan peliharaan. Aktivitas sederhana seperti itu bisa menjadi cara efektif untuk mengurangi ketergantungan pada gadget,” katanya.

Selain itu, keterlibatan anak dalam pekerjaan rumah tangga seperti menyapu atau mengepel dinilai dapat menumbuhkan rasa tanggung jawab sekaligus menjadi pengalihan dari penggunaan layar secara berlebihan. Wahyu menekankan bahwa contoh dari orang tua menjadi faktor penting dalam membentuk kebiasaan anak.

Menurutnya, anak cenderung meniru apa yang dilakukan orang tuanya, termasuk dalam hal penggunaan gadget. “Orang tua harus menjadi teladan. Kalau ingin anak tidak terlalu sering bermain gadget, orang tua juga perlu mulai mengatur penggunaan gadget mereka sendiri,” kata Wahyu, menambahkan.

Oleh karena itu, Dinas Pendidikan Banyumas berharap liburan sekolah dapat menjadi waktu yang menyenangkan sekaligus bermanfaat bagi anak. Salah satunya dengan memperbanyak interaksi sosial, aktivitas fisik, dan kegiatan bersama keluarga tanpa ketergantungan berlebihan pada gadget.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....