Warga Samudra Gumelar Keluhkan Bantuan Sosial Salah Sasaran

  • 06 Okt 2026 10:59 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas - Penyaluran bantuan sosial (bansos) berbasis data desil di Kabupaten Banyumas kembali mendapat sorotan warga. Pembagian bantuan dinilai masih belum tepat sasaran karena terdapat warga mampu yang justru menerima bantuan, sementara warga kurang mampu terlewat.

Keluhan tersebut disampaikan oleh Tarso, seorang buruh bangunan asal Desa Samudra, Kecamatan Gumelar. Ia menyampaikan kekecewaannya lantaran orang-orang kaya di lingkungannya mendapatkan bantuan, sedangkan dirinya dan lansia lain tidak tersentuh program tersebut.

"Bansos salah sasaran. Orang yang punya mobil, sawah, dan rumah bagus malah dapat, sementara janda tua tidak dapat. Saya usia 60 tahun buruh bangunan, tidak pernah tersentuh bantuan apapun," ungkap Tarso.

Menanggapi keluhan masyarakat tersebut, Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3A) Kabupaten Banyumas memberikan respons terbuka.

Perwakilan Dinsos P3A Kabupaten Banyumas, Wahyudi Jaka Siswoyo, menyatakan pihak Dinsos bersiap melakukan pengecekan data di lapangan. Namun, ia menjelaskan bahwa verifikasi data kepesertaan bansos memerlukan identitas kependudukan yang jelas.

"Wa'alaikumussalam wr. wb. Siap, nanti kami cek dulu. Untuk melakukan pengecekan data, kami harus memiliki data Nomor Induk Kependudukan (NIK) pemohon," jelas Wahyudi.

Pihak Dinsos P3A pun mengimbau warga yang merasa berhak namun belum menerima bantuan untuk dapat mengumpulkan data NIK guna penelusuran status dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). (Fahira Dinda)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....