BIL Awards 2026 Apresiasi Penulis Muda Banyumas Raya
- 22 Jun 2026 10:03 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas - Banyumas International Literacy Festival (BIL Fest) 2026 memberikan apresiasi kepada penulis-penulis muda Banyumas dan sekitarnya melalui malam penganugerahan BIL Awards 2026 yang digelar pada Sabtu (20/6/2026) di Hetero Space Purwokerto. Penghargaan tersebut menjadi bagian dari penutupan rangkaian festival sekaligus hasil dari Program Inkubasi Penulis Banyumas yang telah berlangsung selama satu tahun.
Founder BIL Fest, Rahmi Wijaya, mengatakan malam penganugerahan menjadi bentuk apresiasi terhadap para peserta inkubasi yang berhasil mengembangkan proposal tulisan hingga menjadi naskah siap terbit. Menurutnya, penghargaan diberikan kepada karya-karya terbaik yang telah melalui proses pembinaan dan penilaian oleh dewan juri.
“Karena memang sebelum BIL Fest ada proses Inkubasi Penulis Banyumas, kita ingin mengapresiasi hasil karya teman-teman itu dengan tiga naskah pilihan juri,” kata Rahmi Wijaya.
Rahmi menjelaskan, penghargaan tersebut juga ditujukan bagi para penulis pemula yang telah menunjukkan kesungguhan dalam menyelesaikan karya mereka. Menurutnya, para peserta berhasil melewati proses panjang mulai dari penyusunan proposal hingga menghasilkan naskah yang layak untuk diterbitkan.
“Penghargaan itu adalah penghargaan penulis emerging, buat penulis-penulis pemula yang sudah menyelesaikan proposalnya sampai menjadi naskah yang siap terbit,” ujarnya.
Sementara itu, Juri Inkubasi Penulis BIL Fest 2026, Amar Ma'ruf, mengungkapkan proses penjurian dilakukan secara ketat oleh tiga dewan juri. Dari 13 karya yang terdiri atas novel dan kumpulan cerpen, para juri menilai berdasarkan enam indikator utama sebelum akhirnya menetapkan tiga karya terbaik.
“Oke, jadi kami dengan dewan juri yang lainnya, ada tiga dewan juri, melakukan penilaian. Ada enam indikator utama, mulai dari premis dan lain-lain. Akhirnya dari 13 karya, novel dan kumpulan cerpen, kami mengerucut ke tiga karya utama,” ujar Amar.
Menurut Amar, ketiga karya terbaik yang terpilih adalah "Oyot Toya Wingit" karya Dwi Scativana Isnaeni, "Telunjuk dan Pelatuk" karya Ikrom Rifa'i, serta "Wah" karya Setyo Wahyu Nugroho. Ia menilai seluruh peserta inkubasi memiliki kualitas yang menjanjikan dan hanya terpaut tipis dalam penilaian akhir.
Salah satu penerima penghargaan BIL Awards 2026, Dwi Scativana Isnaeni asal Banjarnegara, mengaku tidak menyangka karyanya berhasil masuk tiga naskah terbaik. Ia menyebut proses inkubasi telah memberinya banyak pengalaman, termasuk memahami Banyumas sebagai latar utama dalam novel yang ditulisnya.
“Rasanya nggak nyangka dan senang banget bisa menjadi bagian BIL Fest 2026. Saya belajar banyak tentang Banyumas dan mencari tahu banyak tentang Banyumas karena novel ini bukan sekadar berbicara air, tetapi bagaimana kita memahami tanda-tanda alam,” kata Dwi.
Melalui BIL Awards 2026, penyelenggara berharap semakin banyak penulis muda yang berani mengembangkan gagasan dan menerbitkan karya mereka. Program inkubasi yang menjadi bagian dari BIL Fest juga diharapkan terus melahirkan penulis-penulis baru yang mampu memperkaya khazanah literasi di Banyumas Raya dan sekitarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....