Mahasiswi UIN Saizu Lolos Grand Final Miss Hijab Jateng 2026
- 31 Jul 2026 23:46 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas – Mahasiswi Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Universitas Islam Negeri (UIN) Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (Saizu) Purwokerto, Rahmah Aziza, berhasil melaju ke Grand Final Miss Hijab Jawa Tengah 2026. Dalam ajang tersebut, ia membawa program advokasi Aksi Lentera (Literasi, Edukasi, dan Pemberdayaan Perempuan) yang berfokus pada penguatan literasi, pendidikan, serta pemberdayaan perempuan dan anak.
Grand Final Miss Hijab Jawa Tengah 2026 dijadwalkan berlangsung di TATV Solo pada 2 Agustus 2026. Bagi Rahmah, keikutsertaannya dalam ajang tersebut bukan sekadar untuk meraih gelar, tetapi juga memperluas dampak program sosial yang telah dirintis melalui kolaborasi dengan berbagai pihak.
"Saya percaya bahwa perempuan bukan hanya mampu meraih prestasi, tetapi juga menjadi penggerak perubahan di tengah masyarakat. Melalui Aksi Lentera, saya ingin menghadirkan program yang benar-benar memberikan manfaat nyata," ujar Rahmah Aziza.
Rahmah yang berasal dari Desa Pingit, Kecamatan Rakit, Kabupaten Banjarnegara, dikenal aktif dalam organisasi kemahasiswaan, kepemimpinan, serta kegiatan sosial. Selain pernah menjadi anggota Senat Mahasiswa FTIK dan Duta Program Studi MPI, ia juga dipercaya sebagai Ketua Bidang Organisasi Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Banyumas periode 2026–2027.
Di bidang literasi, Rahmah secara rutin menulis artikel yang dipublikasikan melalui blog pribadinya serta aktif menjadi penulis artikel ilmiah, moderator seminar, dan pemateri dalam berbagai kegiatan organisasi. Menurutnya, membaca dan menulis merupakan fondasi penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia.
"Karena dengan membaca dan menulis, perempuan tidak akan kehilangan segalanya," katanya.
Melalui program Aksi Lentera, Rahmah mengembangkan sejumlah kegiatan, salah satunya Gelar Baca, yang dilaksanakan bekerja sama dengan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Banjarnegara untuk meningkatkan minat baca anak-anak. Ia juga menjalankan kampanye digital melalui tagar #OneDayOneEducation dengan membagikan konten edukasi mengenai literasi, kepemimpinan, dan pemberdayaan perempuan.
Rahmah mengatakan program tersebut dirancang berdasarkan pemetaan kebutuhan masyarakat agar setiap kegiatan memiliki tujuan, indikator keberhasilan, dan dampak yang berkelanjutan. Untuk itu, ia telah melakukan audiensi dengan Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) serta Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Banjarnegara guna memperkuat kolaborasi.
"Bismillah, ini adalah ikhtiar besar untuk menghadirkan gerakan yang benar-benar bermanfaat. Saya berharap Aksi Lentera dapat menjadi ruang tumbuh yang aman bagi perempuan dan anak-anak, sekaligus menghadirkan harapan melalui pendidikan dan literasi," ujarnya.
Rahmah berharap keikutsertaannya pada Grand Final Miss Hijab Jawa Tengah 2026 dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berprestasi sekaligus memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui pendidikan, literasi, dan pemberdayaan sosial.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....