Warga Banyumas Apresiasi Komitmen Pemda atas Jaminan Kesehatan Gratis
- 17 Jun 2026 16:17 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas: Melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas hadir memastikan seluruh lapisan warga khususnya masyarakat kelas menengah ke bawah, mendapatkan hak perlindungan kesehatan yang layak dan setara.
“Kami sekeluarga mengucapkan terimakasih kepada Bapak Bupati atas perhatiannya melalui Program JKN yang sangat membantu. Berkat program ini, adik saya bisa mendapatkan pelayanan di rumah sakit dengan baik dan segera ditangani,” ucap Vira (23) penuh syukur.
Langkah proaktif Pemkab Banyumas ini menuai apresiasi mendalam di hati warga yang telah merasakan langsung manfaat Program JKN. Bagi masyarakat, kebijakan ini bukan sekadar bantuan administratif, melainkan sebuah bentuk kepedulian yang meringankan beban hidup di tengah situasi ekonomi yang penuh tantangan.
“Alhamdulillah sangat berterimakasih kepada Pemkab Banyumas yang sudah mendaftarkan saya sebagai peserta JKN, sehingga bisa mendapatkan layanan kesehatan secara gratis. Sebagai masyarakat sipil, tentu saya merasa sangat terbantu di tengah kondisi ekonomi sekarang ini,” jelas Tartinah (48) seorang warga Banyumas lainnya.
Sampai dengan 1 Juni 2026, sebanyak 98,96% atau 1.856.471 penduduk Kabupaten Banyumas telah terdaftar sebagai peserta JKN dengan tingkat keaktifan mencapai 81,88%. Kepesertaan JKN ini terdiri dari 933.144 peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) JK, 236.542 peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) Pemda, 391.516 peserta Pekerja Penerima Upah (PPU), 250.128 peserta PBPU, dan 45.141 peserta Bukan Pekerja.
“Mengingat banyaknya masyarakat kelas menengah ke bawah yang harus berhadapan dengan kondisi ekonomi yang sedang tidak baik-baik saja. Menurut saya, ketika pemerintah daerah membantu masyarakat mendapatkan jaminan kesehatan secara gratis tentu menjadi suatu hal yang sangat bagus,” jelas Tartinah.
Status Universal Health Coverage (UHC) Non Cut Off memberikan keuntungan untuk Pemkab Banyumas dalam memberikan perlindungan jaminan kesehatan untuk warganya. Apabila pemerintah daerah mendaftarkan penduduknya menjadi peserta JKN maka dapat langsung aktif.
Pentingnya memiliki jaminan kesehatan sebelum jatuh sakit diakui betul oleh Tartinah seperti yang disampaikannya saat ditemui Tim Jamkesnews pada Rabu (17/06). Menurutnya, kesehatan adalah prioritas utama yang tidak bisa ditawar.
“Menjadi peserta JKN sangat penting karena kesehatan itu nomor satu. Kita tentu berharap untuk selalu sehat. Tapi kita nggak tahu kapan datangnya sakit. Jadi ini untuk jaga-jaga,” ungkapnya.
Komitmen Pemkab Banyumas dalam pencapaian status UHC Non Cut Off adalah wujud nyata kehadiran pemerintah dalam memastikan seluruh warganya terlindungi Program JKN.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....