Wakili Banyumas, Syifa Raih Top 20 Nasional
- 17 Jun 2026 12:41 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas: Ajang pemilihan Putri Otonomi Indonesia (POI) 2026 membawa kabar membanggakan bagi Kabupaten Banyumas. Syifa Dyah Puspita yang merupakan Mbekayu Banyumas 2025 berhasil melenggang masuk ke dalam jajaran Top 20 besar di tingkat nasional setelah bersaing ketat dengan perwakilan kabupaten dari seluruh penjuru Indonesia.
Ia menjelaskan bahwa dirinya merasa sangat senang sekaligus tidak menyangka bisa terpilih masuk ke jajaran elit tersebut. Guna menghadapi babak selanjutnya, ia telah melakukan persiapan matang mulai dari mengasah public speaking, penampilan, hingga melakukan workshop materi keliling ke 15 dinas terkait.
“Kalau ngomongin tentang perasaan pasti seneng ya dan juga gak nyangka karena lingkupnya seluruh Indonesia. Untuk persiapan tentu dari materi, public speaking, dan juga penampilan (attire) karena di dunia pageant penampilan itu benar-benar dilihat,” ujarnya.
Lebih lanjut, motivasi terbesar Syifa dalam membawa nama Banyumas ke kancah nasional adalah kecintaan mendalam pada tanah kelahirannya. Ia menilai Banyumas yang telah menjadi tempatnya tumbuh selama 22 tahun memiliki potensi luar biasa yang sudah saatnya dikenal luas oleh masyarakat luar.
Dalam ajang seleksi tersebut, Syifa membawa sejumlah keunggulan daerah seperti tingginya perputaran ekonomi dari belasan perguruan tinggi serta potensi ekspor komoditas gula kelapa kristal Banyumas yang menyuplai 60 persen kebutuhan dunia. Selain itu, ia juga mengangkat prestasi pengelolaan sampah daerah yang ditargetkan mampu mencapai status zero waste pada tahun 2028.
Hal serupa mengenai gagasan keberlanjutan lingkungan tersebut diwujudkan Syifa melalui sebuah impact project plan andalan yang diberi nama Gerakan SAWARSA (Satu Warga Satu Aksi). Melalui program ini, ia ingin menggerakkan generasi muda untuk melakukan penyuluhan lingkungan sekaligus membagikan tas belanja kain guna mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.
“Program yang akan aku bawa itu SAWARSA (Satu Warga Satu Aksi) untuk mendukung Banyumas 2028 zero waste. Jadi nantinya aku akan mengumpulkan banyak penggerak untuk sosialisasi dan berkolaborasi dengan pihak dinas atau bank untuk membagikan tas belanja yang bukan sekali pakai,” tuturnya.
Meski menghadapi tantangan mental dan penguasaan materi yang cukup besar, Syifa mengaku sangat bersyukur karena mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah. Kesiapan dirinya dibantu langsung oleh Bapak PLT Bupati Banyumas, dinas-dinas terkait, serta tim pendamping dari Dinporabudpar yang selalu setia menemani.
Terakhir, Syifa menyampaikan harapan besar agar seluruh masyarakat Kabupaten Banyumas terus memberikan doa dan dukungan penuh di ajang Putri Otonomi Indonesia 2026. Menurutnya, perjuangan di tingkat nasional ini merupakan gerakan bersama demi memajukan dan mengenalkan pariwisata serta budaya Banyumas.
“Ayo bareng-bareng, gak cuma aku doang, tapi kita bersama bisa membantu mengeksplor Banyumas. Harapannya potensi-potensi Banyumas ini bisa dilihat di lingkup yang lebih luas,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....