Dosen UIN Saizu Teliti Pendidikan Islam bagi Muslim Minoritas di Kamboja

  • 31 Jul 2026 23:44 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas – Dua dosen Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Humaniora (FUAH) Universitas Islam Negeri (UIN) Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (Saizu) Purwokerto mengikuti penelitian kolaboratif internasional di Kamboja. Penelitian tersebut mengkaji peran pendidikan Islam dalam memperkuat identitas masyarakat Muslim yang menjadi kelompok minoritas di negara tersebut.

Penelitian dilaksanakan oleh Dr. Ida Novianti, dosen Program Studi Sejarah Peradaban Islam UIN Saizu, bersama Kurnia Sari Wiwaha, dosen Program Studi Tasawuf dan Psikoterapi UIN Saizu, serta Siti Ratnawati dari Institut Bakti Negara Tegal. Kolaborasi lintas disiplin tersebut menggabungkan perspektif sejarah, tasawuf, psikoterapi, dan pendidikan untuk menghasilkan kajian yang komprehensif mengenai dinamika pendidikan Islam di Kamboja.

Selama penelitian lapangan, tim mengunjungi Norol Iman Chroy Metrey School, An Nikmah Samdech Hun Sen Chroy Metrey School, dan Al-Ihsan Association for Islamic Education Development. Observasi dan wawancara dilakukan bersama pimpinan sekolah, guru, serta tokoh masyarakat untuk mengkaji sistem pendidikan Islam, penguatan identitas Muslim Cham, dan tantangan lembaga pendidikan Islam di negara yang mayoritas penduduknya beragama Buddha.

Hasil penelitian menunjukkan lembaga pendidikan Islam memiliki peran strategis dalam membina generasi muda Muslim sekaligus menjaga keberlangsungan nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat multikultural. Pendidikan Islam juga dinilai menjadi sarana pelestarian budaya, bahasa, dan karakter masyarakat Muslim Cham setelah melewati masa kelam rezim Khmer Merah.

"Pendidikan Islam menjadi fondasi bagi masyarakat Muslim minoritas untuk menjaga identitas keagamaan sekaligus membangun kualitas sumber daya manusia yang mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan nilai-nilai keislamannya," ujar Kurnia Sari Wiwaha.

Selain menghasilkan data penelitian, kegiatan tersebut juga memperkuat jejaring akademik internasional antara UIN Saizu Purwokerto, Institut Bakti Negara Tegal, dan sejumlah lembaga pendidikan Islam di Kamboja. Kerja sama itu diharapkan berkembang ke bidang penelitian bersama, pertukaran akademik, hingga pengembangan pendidikan Islam di kawasan Asia Tenggara.

Tim peneliti berencana mengembangkan hasil penelitian tersebut menjadi publikasi ilmiah sebagai referensi bagi akademisi, peneliti, dan pengambil kebijakan dalam merumuskan model pendidikan Islam yang inklusif, adaptif, dan responsif terhadap dinamika masyarakat Muslim di negara dengan populasi Muslim sebagai kelompok minoritas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....