Bedah Buku Perkuat Literasi Siswa SMKN 1 Purwokerto
- 13 Jun 2026 18:17 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas: SMKN 1 Purwokerto bekerja sama dengan Gramedia menggelar kegiatan bedah buku pada Jumat (12/6/2026) sebagai upaya meningkatkan budaya literasi di lingkungan sekolah. Kegiatan ini menghadirkan penulis buku serta melibatkan siswa sebagai peserta untuk mengenal lebih dekat proses kreatif di balik sebuah karya tulis.
Salah satu guru SMKN 1 Purwokerto, Adi, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dilatarbelakangi hubungan kerja sama yang telah lama terjalin antara sekolah dan Gramedia. Selain sebagai mitra dalam pengadaan buku, Gramedia juga dinilai memiliki reputasi yang baik dalam mendukung dunia pendidikan dan literasi.
“Gramedia merupakan partner kami yang selama ini menjalin kerja sama dengan baik, termasuk dalam pengadaan buku, sehingga ketika ada program buku baru kami berkolaborasi mengadakan bedah buku,” ujar Adi.
Buku yang dibedah dalam kegiatan kali ini dipilih karena dinilai dekat dengan kehidupan para siswa SMK. Isi dan tema yang diangkat dianggap relevan dengan latar belakang serta cita-cita sebagian besar peserta didik
Menurut Adi, banyak siswa yang bersekolah di SMKN 1 Purwokerto dengan harapan dapat segera bekerja setelah lulus. Tujuan tersebut tidak hanya untuk mengembangkan diri, tetapi juga membantu perekonomian keluarga dan mendukung kebutuhan anggota keluarga lainnya.
“Banyak siswa yang memiliki tujuan untuk membanggakan orang tua melalui pekerjaan setelah lulus, sekaligus membantu keluarga dan adik-adiknya,” ucapnya.
Kegiatan bedah buku juga dinilai mampu mendukung penguatan budaya literasi di sekolah. Tidak hanya berhenti pada kegiatan membaca dan diskusi, sekolah telah menyiapkan berbagai tindak lanjut untuk mendorong siswa menghasilkan karya tulis.
Salah satu rencana yang tengah disiapkan adalah penyelenggaraan lomba menulis pada peringatan Bulan Bahasa. Kompetisi tersebut nantinya dapat berupa penulisan puisi, cerpen, maupun karya tulis lainnya yang disesuaikan dengan minat siswa.
“Nanti kami rencanakan ada lomba menulis, baik puisi, cerpen, maupun bentuk karya lainnya sebagai tindak lanjut dari kegiatan literasi seperti ini,” tuturnya.
Antusiasme siswa terhadap kegiatan bedah buku disebut cukup tinggi. Namun, keterbatasan kapasitas ruangan membuat pihak sekolah harus membatasi jumlah peserta yang hadir secara langsung dengan sistem perwakilan kelas.
Meski demikian, para peserta yang hadir menunjukkan ketertarikan besar terhadap kegiatan tersebut. Beberapa siswa bahkan telah mengenal buku dan penulis yang dihadirkan sebelum acara berlangsung sehingga semakin bersemangat mengikuti diskusi.
“Kami berharap kegiatan ini menjadi benih kebaikan yang kami tanam hari ini, baik dalam kreativitas maupun pola pikir siswa, sehingga ke depannya dapat memberikan hasil yang bermanfaat,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....