Kampus Baru Institut Agama Islam Banjarnegara Segera Berdiri
- 10 Jun 2026 13:41 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banjarnegara: Kampus baru Institut Agama Islam Banjarnegara akan segera berdiri dengan terbentuknya Tim 69 yang merupakan unsur pendiri kampus mulai dari Rektor hingga staf. Kepastian tersebut disampaikan oleh Koordinator Genusa Universitas An Nur Lampung Puji Raharjo yang juga Calon Rektor Institut Agama Islam Banjarnegara, Rabu 10 Juni 2026 di Banjarnegara.
Puji menuturkan di Tim 69 tersebut sebagai organ pendiri kampus, terdiri dari 16 calon doktor, 30 magister dan 23 sarjana yang akan menjadi punggawa berdirinya kampus. Tak tanggung-tanggung, target 3000 mahasiswa baru di tahun depan pun dicanangkan.
"Kami tidak memiliki orientasi bisnis dalam mendirikan kampus ini. Kami ingin agar pendidikan tinggi bisa diakses dan dirasakan oleh seluruh masyarakat Banjarnegara dan sekitarnya dengan harga yang murah namun berkualitas. Bahkan kalau sudah jalan, kami upayakan untuk beasiswa penuh. Sehingga semua lapisan masyarakat, utamanya menengah ke bawah, dapat berkuliah S1, S2 dan S3," ujar Puji.
Ia melihat peluang itu nyata terlihat, dimana setiap tahunnya ada lebih dari 5000 lulusan SMA SMK MA, namun tidak kurang dari 1000 saja siswa yang bisa melanjutkan kuliah. Padahal menurutnya, pendidikan tinggi merupakan salah satu solusi terpenting dalam menyiapkan generasi penerus bangsa yang berkualitas.
"Karenanya kami memohon dukungan dari semua pihak, terutama dari Pemkab Banjarnegara, Dinas Pendidikan Kabupaten, Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah juga Ormas besar di Banjarnegara: NU, Muhammadiyah dan SI untuk mendukung pendirian kampus baru ini," harap Puji.
Ia bahkan mendesak Rektor Universitas An Nur Lampung Prof Dr Andi Warsino agar target pembangunan kampus baru yang difasilitasi oleh Universitas An Nur tersebut dapat terealisasi pada tahun 2027 mendatang.
"Untuk tahun pertama, semua aktivitas perkuliahan akan dilaksanakan secara daring. Adapun di tahun-tahun mendatang, sembari terus kami persiapkan, perkuliahan akan dilaksanakan secara hibrid, agar semakin banyak masyarakat yang bisa mengakses perkuliahan meskipun ada keterbatasan ruang dan waktu," tandas Puji.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....