Perubahan Iklim dan Dampaknya untuk Kesehatan, Masyarakat Diminta Lebih Waspada
- 05 Jun 2026 08:13 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purwokerto - Perubahan iklim kini bukan lagi sekadar isu lingkungan, tetapi sudah menjadi tantangan nyata yang berdampak langsung pada kesehatan masyarakat. Cuaca yang semakin tidak menentu, suhu udara yang meningkat, hingga perubahan musim yang sulit diprediksi dapat memicu berbagai gangguan kesehatan, mulai dari diare, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), hingga demam berdarah dengue (DBD).
Sanitarian Ahli Muda Dinas Kesehatan dan KB Kabupaten Banyumas, Imam Subagyo, S.T., M.Si. mengatakan bahwa perubahan iklim membuat risiko penyakit tertentu semakin meningkat. Menurutnya, kondisi cuaca yang panas diselingi hujan dapat memengaruhi kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat.
“Perubahan iklim yang terjadi saat ini berdampak nyata terhadap kesehatan. Kondisi cuaca yang tidak menentu bisa meningkatkan risiko berbagai penyakit seperti DBD, diare, dan ISPA yang perlu diwaspadai bersama,” kata Imam Subagyo.
Sementara itu, Prakirawan Cuaca Stasiun Meteorologi Kelas II Tunggul Wulung Cilacap, Deas Ahmad Rifai, menjelaskan bahwa berdasarkan data pengamatan BMKG terjadi tren kenaikan suhu udara di wilayah Cilacap dan sekitarnya, termasuk Banyumas. Selain itu, pola musim hujan dan kemarau juga mengalami pergeseran sehingga masyarakat perlu lebih siap beradaptasi terhadap perubahan kondisi cuaca yang terjadi dari waktu ke waktu.
Kelompok yang paling rentan terdampak perubahan iklim antara lain anak-anak, lansia, dan penyandang disabilitas. Karena itu, masyarakat diimbau untuk menjaga kebersihan lingkungan, memastikan ketersediaan air bersih, mengelola sampah dengan baik, serta menerapkan pola hidup sehat.
Upaya sederhana seperti membersihkan tempat penampungan air, melakukan pemberantasan sarang nyamuk, dan rutin berolahraga dinilai dapat membantu mencegah munculnya berbagai penyakit. Imam menegaskan bahwa upaya menghadapi dampak perubahan iklim tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh masyarakat.
“Mari mengenali kondisi lingkungan tempat tinggal kita dan melakukan aksi nyata untuk beradaptasi dengan perubahan iklim. Menjaga kesehatan, kebersihan lingkungan, dan kelestarian sumber air adalah langkah sederhana yang bisa dilakukan bersama demi masa depan yang lebih sehat,” kata Imam.
Masyarakat perlu menerapkan pola hidup sehat, menjaga kebersihan lingkungan, serta berperan aktif dalam upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim. Dengan kepedulian dan langkah bersama, dampak perubahan iklim terhadap kesehatan dapat diminimalkan demi terciptanya masyarakat yang lebih sehat dan lingkungan yang lebih lestari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....