Pemkab Purbalingga Dorong PMI Perkuat Kesiapsiagaan Bencana

  • 04 Jun 2026 11:43 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purbalingga: Pemerintah Kabupaten Purbalingga mendorong Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Purbalingga untuk terus memperkuat kapasitas organisasi, modernisasi manajemen kebencanaan, serta memperluas kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi tantangan kemanusiaan yang semakin kompleks. Hal itu disampaikan saat Pembukaan Musyawarah Kerja Kabupaten (Mukerkab) PMI Kabupaten Purbalingga Tahun 2026 di Ruang Ardilawet Setda Purbalingga, Rabu (3/6/2026).

Mewakili Bupati Purbalingga, Wakil Bupati Dimas Prasetyahani mengapresiasi sinergi yang telah terjalin antara PMI dan Pemkab Purbalingga dalam berbagai kegiatan sosial kemanusiaan. Menurutnya, PMI telah berkontribusi mendukung program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) melalui pemugaran rumah tidak layak huni (RTLH) dan berbagai aksi sosial lainnya.

Wabup Dimas berharap Mukerkab PMI Tahun 2026 dapat menghasilkan program-program yang tepat guna dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. “Saya berharap PMI kecamatan tidak sekadar menjadi nama di struktur organisasi, melainkan menjadi pusat komando taktis pertama saat terjadi kedaruratan di wilayahnya. Optimalkan jejaring relawan lokal agar asesmen dampak bencana bisa berjalan lebih cepat dan akurat,” ujarnya.

Dalam arahannya, Dimas menekankan pentingnya penguatan kapasitas pengurus PMI tingkat kecamatan dan relawan sebagai garda terdepan penanganan bencana. Selain itu, ia juga mendorong modernisasi manajemen kesiapsiagaan bencana melalui peningkatan profesionalisme, transparansi, serta pemanfaatan teknologi informasi dalam pengelolaan logistik, donor darah, hingga respons tanggap darurat.

“PMI harus memperkuat edukasi mitigasi bencana berbasis masyarakat dan memperluas pembinaan PMR di sekolah-sekolah. Mari bersama membentuk mentalitas masyarakat Purbalingga yang tangguh bencana, bukan sekadar masyarakat yang menunggu bantuan saat bencana tiba,” ucapnya menambahkan.

Sementara itu, Ketua PMI Kabupaten Purbalingga Mochammad Ichwan menjelaskan Mukerkab merupakan forum evaluasi pelaksanaan program kerja dan realisasi anggaran tahun sebelumnya sekaligus penyusunan program kerja tahun berikutnya. “Saya harap seluruh peserta bisa memanfaatkan forum ini untuk mengevaluasi dan mencermati pelaksanaan program tahun 2025. Yang sudah baik kita pertahankan dan tingkatkan, yang belum baik mari kita perbaiki bersama-sama,” ujarnya.

Ichwan mengungkapkan pelaksanaan Mukerkab tahun ini sedikit mundur karena PMI tengah fokus menangani berbagai kegiatan kemanusiaan, termasuk penggalangan bantuan untuk korban bencana di Aceh, Banjarnegara, dan bencana tanah bergerak di Desa Serang, Kecamatan Karangreja. Dari kegiatan tersebut, PMI berhasil menghimpun donasi sebesar Rp333,7 juta untuk korban bencana Aceh dan Rp831,5 juta untuk penanganan bencana di Desa Serang.

Selain itu, PMI Kabupaten Purbalingga juga mencatat capaian positif dalam Bulan Dana PMI Tahun 2025 dengan perolehan dana mencapai Rp1,83 miliar atau 101 persen dari target yang ditetapkan. “Biasanya tidak memenuhi target, tapi kali ini luar biasa targetnya terpenuhi,” kata Ichwan saat menyampaikan apresiasi kepada Bupati Purbalingga selaku Ketua Penyelenggara Bulan Dana PMI Tahun 2025.

Mukerkab PMI Kabupaten Purbalingga Tahun 2026 diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat peran organisasi dalam pelayanan kemanusiaan, meningkatkan kesiapsiagaan bencana, serta memperluas partisipasi masyarakat dalam mendukung berbagai program kemanusiaan di Kabupaten Purbalingga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....