Daging DAM Haji 2026 Dibagikan kepada Ribuan Warga Cilacap
- 30 Mei 2026 21:19 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Cilacap - Sebanyak 10.395 keluarga miskin di Cilacap menerima distribusi daging dam haji 2026. Penyaluran dilakukan melalui NU Care-LAZISNU Cilacap di 24 kecamatan.
Ketua PCNU Cilacap, H. Paiman Sahlan, menyebut program itu menjadi sejarah baru bagi NU. Menurutnya, penyembelihan dam haji jamaah Indonesia kini dapat dilakukan di tanah air.
Kegiatan penyaluran dam haji disampaikan dalam agenda Turba PCNU Cilacap di Dayeuhluhur, Sabtu (30/5/2026). Acara berlangsung di Gedung Dakwah MWCNU Dayeuhluhur pukul 09.00 WIB. Program tersebut melibatkan jamaah KBIHU NU Cilacap dan lembaga sosial keagamaan.
“Untuk pertama kalinya, penyembelihan dam haji jamaah Indonesia bisa dilakukan di tanah air,” kata Paiman Sahlan. Ia mengatakan, pengelolaan dilakukan melalui lembaga terpercaya, salah satunya NU Care-LAZISNU Cilacap.
Sebanyak 693 jamaah KBIHU NU Cilacap mempercayakan pengelolaan DAM kepada NU Care-LAZISNU Cilacap. Jumlah itu berasal dari sekitar 890 jamaah KBIHU NU Cilacap tahun 2026. Hasil distribusi menjangkau keluarga mustahik di seluruh Cilacap.
“10 ribu 395 penerima daging DAM Haji berasal dari 693 jamaah yang mempercayakan pengelolaannya melalui LAZISNU,” ujar Paiman Sahlan. Ia menambahkan, sebagian jamaah lainnya menyalurkan dam melalui BAZNAS dan lembaga lain.
NU Care-LAZISNU Cilacap menyembelih 693 ekor hewan dam pada Rabu (28/5/2026). Penyembelihan berlangsung bertepatan dengan 11 Zulhijah 1447 Hijriah. Setiap ekor menghasilkan sekitar 10 hingga 15 kantong daging.
Distribusi daging menyasar keluarga mustahik dan warga kurang mampu di 24 kecamatan. Program tersebut juga bertujuan membantu pemenuhan gizi masyarakat dan mencegah stunting. Penyaluran dilakukan ke berbagai titik di Kabupaten Cilacap.
Selain LAZISNU, BAZNAS Cilacap juga membuka program penyaluran dam dan Hadyu. Program itu bekerja sama dengan Kementerian Haji dan Forum KBIHU. Penyembelihan melibatkan kelompok ternak binaan BAZNAS untuk mendukung ekonomi peternak lokal.
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Haji dan Umroh kini memfasilitasi tata kelola dam lebih transparan. Jamaah diberikan pilihan menyembelih hewan dam di Tanah Suci maupun di Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....