SPMB Purbalingga Dipastikan Tanpa Jalur Titipan

  • 28 Mei 2026 14:59 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purbalingga: Wakil Bupati Purbalingga Dimas Prasetyahani menegaskan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 tidak mengenal praktik “jalur orang dalam”. Penegasan tersebut disampaikan saat membuka Launching dan Sosialisasi SPMB PAUD, SD, dan SMP di Operation Room Graha Adiguna, Selasa (26/5/2026).

Menurut Dimas, Pemerintah Kabupaten Purbalingga mendukung penuh pelaksanaan SPMB yang bersih melalui semangat “No Titip, No Jastip” sebagaimana dicanangkan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Komitmen tersebut dilakukan untuk menciptakan proses penerimaan murid baru yang jujur, adil, transparan, dan bebas dari praktik percaloan maupun intervensi pihak tertentu.

“Hal ini perlu diperhatikan baik-baik, nggih Bapak Ibu. Sekali lagi tidak ada jalur orang dalam. Jadi tidak ada titipan, No Titip, No Jastip,” kata Dimas.

Dimas menjelaskan, penyelenggaraan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 masih berpedoman pada Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2025 tentang Sistem Penerimaan Murid Baru. Dalam aturan tersebut ditetapkan sejumlah jalur penerimaan beserta kuota pada setiap jenjang pendidikan.

Pada jenjang SD terdapat tiga jalur penerimaan yakni domisili, afirmasi, dan mutasi. Kuota masing-masing terdiri dari 80 persen jalur domisili, 15 persen afirmasi, dan 5 persen mutasi.

Sementara pada jenjang SMP tersedia empat jalur penerimaan yaitu domisili, afirmasi, mutasi, dan prestasi. Adapun kuota yang disediakan meliputi 40 persen jalur domisili, 20 persen afirmasi, 5 persen mutasi, dan 25 persen jalur prestasi.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purbalingga Heru Sri Wibowo mengatakan, untuk SD Negeri terdapat 459 satuan pendidikan dengan total daya tampung 517 rombongan belajar atau sebanyak 14.949 murid. Sedangkan SMP Negeri berjumlah 60 satuan pendidikan dengan total daya tampung 339 rombongan belajar atau sebanyak 11.038 murid.

Pada kesempatan tersebut juga diserahkan penghargaan kepada para pemenang Lomba Vlog Digifest 2026 Piala Bupati Purbalingga dalam rangka Hari Pendidikan Nasional 2026. Menjelang penyerahan hadiah, Wakil Bupati Dimas mengajak para juara membuat konten vlog bersama melalui akun Instagram pribadinya sebagai bentuk motivasi agar pelajar terus kreatif dan memanfaatkan media digital secara positif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....